Ketua Diaspora Rote Ndao Minta Negara Usut Tuntas Pelaku Kasus Penembakan KKB

  • 16 Sep 2026 07:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID. Kupang - Ketua Diaspora Rote Nado Alfred H.J. Zacharias turut mengucapkan turut bela sungkawa atas meninggalnya Willi Mbuik salah seorang ASN asal Rote Ndao, yang tewas di tembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu 9 September 2026 lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Diaspora Rote Nado Alfred H.J. Zacharias kepada RRI, Selasa 15 September 2026, di Kupang.

“Kami masyarakat Diaspora Rote Nado mengutuk keras kejadian penembakan tersebut sebagai perbuatan yang tidak berperikemanusiaan dan meminta negara harus hadir untuk melindungi, menjaga setiap anak bangsa yang bekerja sebagai ASN khususnya di wilayah Papua, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Alfred.

Lebih jauh Ketua Diaspora Rote Nado Alfred H.J. Zacharias merupakan tugas dari negara dalam hal ini aparat keamanan TNI/ Polri mengusut tuntas siapa saja pelaku penembakan dan melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Usut tuntas siapa pelaku kejadian ini dan lakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Alfred H.J.Zacharias.

Untuk diketahui 3 orang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yakni Aprida Rapi, asal Provinsi Sulawesi Selatan dan dua orang korban lainnya dari Provinsi NTT Willi Mbuik dan Alfonisus Meha.

Penembakan tersebut terjadi 9 September 2026 lalu, di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pemerintah diminta untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan para pelaku ditangkap serta di proses hukum.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....