Ketua DPRD Sumba Barat Kecam Keras Dugaan Pelecehan Anak di SDK Waikabubak

  • 07 Sep 2026 20:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba — Ketua DPRD Sumba Barat, Charles Peka Dede Tenabolo, angkat bicara terkait kasus dugaan tindak pidana pelecehan terhadap sejumlah anak murid sekolah dasar yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru di SDK Waikabubak, Sumba Barat. Charles mengecam keras dugaan tindakan tersebut, terlebih karena korban disebut merupakan anak-anak yang masih berada pada jenjang pendidikan sekolah dasar.

Kasus yang diduga menimpa 13 anak murid tersebut kini menjadi perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat. Ketua DPRD Sumba Barat meminta aparat penegak hukum menangani kasus tersebut secara tegas dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, proses hukum yang berjalan diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Charles menegaskan bahwa apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses hukum, pihak yang pelaku tindak pidana tersebut harus mendapatkan sanksi setimpal sesuai dengan perbuatannya. Ia menilai penegakan hukum yang tegas penting untuk memberikan perlindungan kepada anak sekaligus memastikan lingkungan pendidikan tetap aman.

“Kasus saat ini sedang bergulir di ranah hukum. Saya berharap pelaku yang melakukan tindakan keji ini agar dapat diproses hukum setimpal dengan perbuatannya,” ucap Charles.

Ia berharap proses hukum terhadap kasus tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak serta menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Menurutnya, perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, maupun masyarakat luas.

Ia juga menyerukan agar orang tua dapat mengambil pengalaman dari kasus ini agar anak anak selalu dalam pengawasan yang ketat serta dapat membangun ruang komunikasi dengan anak anak di rumah guna mencegah terjadinya hal hal serupa. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....