Dispora NTT Dorong Gelar Pelatihan Inkubator Bisnis Wirausaha Muda Sumba

  • 01 Sep 2026 15:54 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba : Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda di Pulau Sumba melalui pelatihan inkubator bisnis. Kegiatan tersebut menyasar pemuda berusia 16 hingga 30 tahun dari Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan generasi muda.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi NTT, Matius Ngadu Oly, S.E., M.Hum., mengatakan kegiatan tersebut melibatkan 40 pemuda, masing-masing 20 orang dari Sumba Barat dan 20 orang dari Sumba Barat Daya. Peserta direkrut melalui pendaftaran Google Form, baik pemuda yang telah memiliki usaha maupun mereka yang baru berminat atau merencanakan usaha.

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Pelita itu menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana), di antaranya Dr. Hendrik Toda dan Dr. Jakob Aboladaka. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, branding produk, serta strategi pemasaran melalui media digital.

Menurut Matius, pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan pemuda dalam mengelola usaha, tetapi juga mendorong mereka menjadi wirausahawan mandiri dan penggerak pembangunan di wilayah masing-masing. Para peserta diharapkan mampu memanfaatkan potensi lokal di Sumba untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan mulai dari tingkat daerah hingga nasional bahkan internasional.

Dispora NTT juga menyiapkan tindak lanjut berupa penguatan modal usaha. Para peserta akan dibentuk dalam kelompok yang masing-masing beranggotakan lima orang. Setiap kelompok diminta menyusun proposal usaha untuk diajukan kepada Gubernur NTT melalui proses verifikasi Dispora.

Setelah proposal dinyatakan memenuhi persyaratan dan diterbitkan surat keputusan, bantuan pemerintah akan disalurkan melalui rekening Bank NTT untuk mendukung pengembangan usaha masing-masing kelompok.

Matius berharap pembinaan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda Sumba untuk melihat dan mengembangkan potensi yang ada di daerahnya. Ia mendorong para pemuda, baik yang telah mengikuti pelatihan maupun yang belum, agar terus mengembangkan usaha, memperluas jejaring, berkolaborasi dengan pelaku usaha lainnya, serta menciptakan lapangan kerja bagi pemuda lain sehingga kewirausahaan dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....