Sebanyak 80 Objek Budaya Rusak akibat Gempa Flores
- 30 Agt 2026 22:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVI NTT menyatakan sebanyak 80 cagar budaya dan benda diduga cagar budaya mengalami kerusakan. Sebelum diverifikasi, jumlah kerusakan yang dilaporkan mencapai 132 objek akibat gempa di daratan Flores pada, Sabtu, 15 Agustus lalu.
"Ada sejumlah laporan yang masuk dan sudah kami konfirmasikan dengan OPD bidang kebudayaan, juru pelihara yang bertugas di Flores, dan sumber informasi lainnya," kata Pengolah Data Balai PK Wilayah XVI NTT, Putu Eka Karma kepada RRI Kupang, Sabtu, 30 Agustus 2026.
Putu Eka Karma menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada 2 cagar budaya dan 78 objek yang diduga cagar budaya. Ia mengatakan bahwa beberapa rumah adat dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa bangunan yang ada di sekitar lokasi.
"Sebagian besar rumah adat atau Sa'o di Ngada terdampak gempa. Rumah adat yang terbuat dari kayu tidak rusak tetapi yang menyebabkan kerusakan justru karena tembok-tembok yang jatuh menimpa rumah adat tersebut," ucap Pengolah Data Eka Karma.
Pamong Budaya, Anak Agung Gde Bagus Warmadewa mengatakan beberapa objek budaya telah didata untuk mendapatkan perbaikan. Dikatakan situs megalitikum yang berada di Desa Warloka, Kabupaten Manggarai Barat menjadi objek budaya pertama yang akan diperbaiki.
"Sebenarnya kerusakan ada di akses jalan menuju situs megalitik dan kebetulan sekali di situs ini kita sudah buat perencanaan untuk melanjutkan proses perbaikan dan terjadi bencana. Kemungkinan kita akan coba prioritaskan itunterlebih dahulu," kata Anak Agung Warmadewa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....