Duka Flores, Perokris PLN Hadir di Aimere Ringankan Beban Warga Pascagempa

  • 26 Agt 2026 16:45 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Flores - PT PLN (Persero) melalui Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Se-Indonesia bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat kepada 160 kepala keluarga terdampak gempa di Desa Heawea (Teni Lopijo), Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu 23 Agustus 2026. Aksi ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian serta empati terhadap warga pascagempa.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan Perokris PLN ULP Bajawa, Turino Evaldo Lai, kepada Fransiskus K. L. Day selaku Koordinator Posko sekaligus Kepala Desa Heawea. Paket bantuan tanggap darurat yang disalurkan meliputi bahan pangan, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, air mineral, serta peralatan pendukung harian untuk membantu memulihkan kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana.

Ketua Perokris PLN UIW NTT, Welem Ferdinan Nggelan, menyampaikan, aksi sosial ini merupakan wujud empati kolektif dari segenap anggota Perokris PLN yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

"Kami hadir untuk berbagi rasa dan menguatkan saudara-saudara kita yang sedang diuji bencana. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan dorongan semangat bagi warga untuk bangkit kembali," kata Welem.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistiyono, menegaskan komitmen PLN untuk selalu hadir mendampingi masyarakat, baik dari sisi keandalan energi maupun sisi kemanusiaan.

"Di tengah ujian bencana ini, PLN berkomitmen tidak hanya fokus pada pemulihan sistem kelistrikan, tetapi juga hadir memberikan kepedulian nyata. Bantuan ini adalah wujud solidaritas keluarga besar PLN untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Ngada," kata F. Eko Sulistiyono.

Bencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut berdampak cukup parah. Sejumlah rumah warga dilaporkan roboh dan retak berat. Fasilitas umum seperti Kantor Desa Heawea dan Kapela setempat turut mengalami kerusakan hingga roboh.

Selain itu, tembok SDK Lopijo mengalami kerusakan serta bangunan SMPN 5 Aimere retak dan mengalami kerusakan pada bagian plafon. Melalui bantuan ini, Anggota Perokris PLN di seluruh Indonesia berharap dapat meringan beban warga terdampak di Kecamatan Aimere dan mendoakan agar musibah ini segera berlalu serta dapat berjalan lancar selama proses tanggap darurat dan pemulihan pascagempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....