Rote Mengajar Jadikan Refleksi Relawan sebagai Ruang Berbagi
- 26 Agt 2026 16:41 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Panitia dan relawan Rote Mengajar 2026 menyelenggarakan kegiatan refleksi bersama di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao pada Selasa, 25 Agustus 2026.
- Relawan menyampaikan testimoni tentang pengalaman mengajar di sekolah-sekolah sasaran program.
- Para relawan memperoleh pengalaman baru dan inspirasi dari interaksi dengan peserta didik selama kegiatan berlangsung.
RRI.CO.ID, Rote - Panitia dan relawan Rote Mengajar 2026 mengikuti refleksi bersama setelah menyelesaikan kegiatan mengajar. Refleksi berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Selasa, 25 Agustus 2026.
Para relawan menyampaikan testimoni mengenai pengalaman selama berada di sekolah-sekolah sasaran. Mereka mengaku memperoleh pengalaman baru sekaligus inspirasi dari interaksi bersama peserta didik.
Bagi relawan, Rote Mengajar bukan sekadar kegiatan berbagi pengetahuan kepada anak-anak. Program tersebut menjadi ruang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun motivasi.
Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan mengaku dirinya justru memperoleh inspirasi dari anak-anak selama mengajar. Pengalaman tinggal sementara di UKS SD Inpres Ndudale menjadi salah satu cerita berkesan.
“Saya tidak hanya datang membawa inspirasi, tetapi justru turut terinspirasi,” ujar Mesakh. Ia melihat semangat belajar anak-anak sebagai potensi yang perlu terus dikembangkan.
Mesakh juga memberikan materi membaca cepat dan public speaking kepada peserta didik. Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan keberanian dan kemampuan komunikasi anak-anak.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk turut hadir bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah. Pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap keberlanjutan gerakan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut.
Rote Mengajar melibatkan relawan dari berbagai latar belakang profesi dan pengalaman. Mereka memperkenalkan beragam profesi sekaligus membuka wawasan anak-anak mengenai peluang masa depan.
Gerakan tersebut membawa pesan bahwa proses pendidikan tidak berhenti pada ruang kelas. Melalui pengalaman dan inspirasi, anak-anak didorong berani bermimpi dan mengembangkan potensinya. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....