Unstar Gelar Kuliah Umum tentang Kepemimpinan dan Transformasi Rote Ndao

  • 26 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Kupang
Poin Utama
  • Universitas Nusa Lontar (Unstar) Rote menyelenggarakan kuliah umum dengan tema 'Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao' pada 24 Agustus 2026 di Aula Unstar.
  • Program Rote Mengajar 2026 merupakan inisiatif Gerakan 'Mai Fali E' yang bertujuan mengundang putra-putri terbaik Rote dari luar daerah untuk kembali menginspirasi pelajar-pelajar lokal.
  • Kuliah umum ini fokus pada pengembangan kepemimpinan yang berintegritas dan mendorong partisipasi inklusif sebagai fondasi transformasi pembangunan di Rote Ndao.

RRI.CO.ID, Rote - Universitas Nusa Lontar (Unstar) Rote menggelar kuliah umum tentang kepemimpinan dan transformasi Rote Ndao. Kegiatan berlangsung di Aula Unstar, Senin, 24 Agustus 2026.

Kuliah umum mengangkat tema “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Rote Mengajar 2026 dalam Gerakan "Mai Fali E" atau Gerakan memanggil kembali putra-putri terbaik rote yang berada diluar rote untuk datang menginspirasi pelajar-pelajar rote.

Sejumlah tokoh nasional hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum tersebut. Mereka yakni Sudirman Said, Gita Irawan Wirjawan, Yanuar Nugroho, dan Sarah Lery Mboeik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bertindak sebagai moderator dalam forum yang diikuti sekitar 600 peserta. Peserta berasal dari ASN, mahasiswa, masyarakat, aktivis, dan relawan Rote Mengajar 2026.

Kuliah Umum dalam rangkaian kegiatan Rote Mengajar 2026 mengusung tema “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao”.

Rektor Unstar Daniel Babu mengapresiasi pelaksanaan kuliah umum tersebut di lingkungan kampus. Ia menilai kegiatan itu menjadi langkah kolaboratif untuk menyiapkan generasi unggul bagi pembangunan daerah.

“Kegiatan hari ini luar biasa dan telah terselenggara dengan baik,” ujar Daniel. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, narasumber, panitia, dan seluruh peserta.

Forum tersebut menjadi ruang dialog mengenai kepemimpinan, integritas, partisipasi masyarakat, dan pembangunan daerah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat diharapkan memperkaya gagasan transformasi Rote Ndao.

Program Rote Mengajar 2026 merupakan gerakan kolaboratif yang mempertemukan berbagai profesi dengan generasi muda. Gerakan tersebut mengusung semangat “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi.” (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....