Bayi Gempita Lahir saat Gempa Bumi Guncang Wilayah Nagekeo

  • 24 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID. Kupang - Seorang bayi lahir pada saat bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang wilayah Nagekeo dan kemudian diberi nama Gempita. Nama “Gempita” memiliki makna yang mendalam. Di tengah guncangan bumi yang menghadirkan ketakutan, kelahiran Gempita justru menghadirkan kebahagiaan dan secercah harapan baru bagi keluarga serta masyarakat.

Dalam kunjungannya ke RSUD Aeramo, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.menyempatkan diri melihat dan menyapa bayi Gempita, anak dari pasangan Marianus Doya dan Maria Florida Kelen, warga Pisa, Kelurahan Dhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, yang lahir pada 15 Agustus 2026, bertepatan dengan terjadinya bencana gempa bumi.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan RSUD Aeramo yang tetap memberikan pelayanan secara sigap, cepat, dan cekatan di tengah situasi darurat pascagempa di wilayah Flores.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan RSUD Aeramo yang tetap sigap dan cekatan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah situasi bencana. Ini merupakan bentuk pengabdian dan kemanusiaan yang sangat luar biasa.”ujar Kapolda dalam siaran pers diterima RRI, Senin 24 Agustus 2026

Menurutnya, kesiapsiagaan para tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis, termasuk bagi ibu dan bayi yang membutuhkan penanganan segera di tengah kondisi bencana.

“Kehadiran Polri dalam penanganan bencana bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan, bantuan, pelayanan, dan dukungan moril selama menghadapi masa sulit,” katanya.

Kehadiran Kapolda NTT di ruang perawatan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Dengan penuh perhatian, Kapolda melihat kondisi bayi Gempita sekaligus memberikan doa dan harapan agar sang bayi tumbuh sehat serta menjadi simbol kebangkitan masyarakat Nagekeo setelah melewati masa sulit akibat bencana.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....