Donasi terus digalang, Fokus Penuhi kebutuhan mendesak warga terdampak Gempa
- 23 Agt 2026 22:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang -Aliansi Indonesia Bangkit bersama Komunitas Literasi Nusantara Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak gempa bumi di Flores. Penggalangan dana tersebut difokuskan pada sejumlah kebutuhan dasar, mulai dari bahan makanan, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, tenda, air bersih hingga obat-obatan.
Ketua Komunitas Literasi Nusantara NTT, Saulus Ngaabi Nggaba, mengatakan kebutuhan masyarakat terdampak saat ini masih sangat mendesak. Menurutnya, bahan makanan, pakaian dan obat-obatan menjadi prioritas utama yang perlu segera disalurkan.
“Pertama itu bahan-bahan makanan, kedua pakaian yang layak dipakai, dan juga obat-obatan. Karena tiga itu yang sangat-sangat dibutuhkan masyarakat yang terkena dampak yang di Flores sana,” katanya, Rabu 19 Agustus 2026.
Tak hanya menggalang dana, kedua organisasi pemuda tersebut juga menyoroti distribusi bantuan yang dinilai belum optimal, khususnya ke sejumlah wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses. Mereka meminta pemerintah mempercepat penyaluran bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
Kondisi geografis Flores yang tidak mudah dijangkau dinilai menjadi salah satu tantangan yang harus segera diatasi dalam proses distribusi bantuan. Koordinator Indonesia Bangkit, Floridus Ujung, mengatakan masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan.
“Berdasarkan suara dari warga kemarin, bantuan sampai hari ini belum masuk dari pemerintah dengan alasan apa, bahkan dari provinsi lain, dari gubernur lain itu sudah memberikan perhatian kepada korban gempa Flores,” ujarnya.
Floridus berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, termasuk mempercepat bantuan kesehatan dan logistik bagi masyarakat terdampak. Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada wilayah terpencil yang hingga kini disebut belum sepenuhnya mendapatkan akses bantuan.
“Mungkin yang menjadi harapan bencana gempa bumi di Flores ini pada 15 Agustus kemarin itu statusnya sebagai bencana nasional dan secepat mungkin memberikan bantuan kesehatan maupun logistik kepada wilayah terdampak apalagi beberapa wilayah yang terpencil itu belum semuanya terima akses bantuan bahkan ada yang menghalangi bantuan dari swasta,” katanya.
Aliansi Indonesia Bangkit dan Komunitas Literasi Nusantara NTT berharap pemerintah tidak hanya mempercepat distribusi bantuan, tetapi juga memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga di daerah yang sulit dijangkau. Kedua organisasi tersebut juga mendorong pemerintah agar segera menetapkan gempa bumi di Pulau Flores sebagai bencana nasional. (DW/VIVI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....