Mahasiswa Diajak Ubah Empati Menjadi Aksi Nyata Kemanusiaan
- 20 Agt 2026 22:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Mahasiswa di Nusa Tenggara Timur diajak mengubah rasa prihatin terhadap bencana menjadi aksi kemanusiaan yang nyata. Pesan tersebut disampaikan dalam dialog Spada Talking Pro 2 RRI Kupang, Kamis 20 Agustus 2026, bersama LSF dan BMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang.
Ketua Literasi Sastra Filsafat, Faridun, mengatakan masyarakat terdampak bencana tidak hanya membutuhkan perhatian melalui media sosial. Menurutnya, kepedulian harus dilanjutkan dengan tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial. Bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar karena kontribusi kecil sekalipun tetap memiliki arti bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Arni Ardiana menambahkan, kegiatan kemanusiaan juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengenai kepemimpinan, pengelolaan organisasi, penggalangan dana dan kerja sosial. Pengalaman tersebut diharapkan membentuk mahasiswa yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
Keterlibatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang dalam aksi kemanusiaan tersebut juga mendapat dukungan dari pihak kampus. Faridun menyebut sebagian besar tim yang bergerak di lapangan merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang.
Melalui aksi tersebut, kedua organisasi berharap semakin banyak anak muda yang tergerak mengambil peran ketika bencana terjadi. Solidaritas terhadap masyarakat Flores diharapkan terus terjaga melalui kolaborasi, kepedulian dan aksi nyata di lapangan. (HM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....