Pemprov NTT Fokus Buka Akses dan Kirim Bantuan ke Palue
- 19 Agt 2026 11:53 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat penanganan darurat bencana di Pulau Flores, termasuk wilayah Palue, Kabupaten Sikka. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bantuan dan dukungan personel mulai digerakkan setelah pemerintah menerima laporan kondisi terbaru dari daerah terdampak.
Melki menyampaikan hal itu usai mengikuti Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi NTT di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin, 17 Agustus 2026. Menurut Melki, kondisi Palue menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi setelah laporan terbaru dari Bupati Sikka diterima pada Minggu malam.
Karena itu, sejak Senin pagi, sejumlah unsur mulai bergerak ke wilayah tersebut untuk memperkuat penanganan tanggap darurat. “Palue ini menjadi perhatian kami karena baru kami terima tadi malam kondisi riil dari Bupati Sikka. Mulai pagi ini, baik Danrem, BNPB, kemudian berbagai pihak sudah mulai masuk ke sana untuk menangani urusan tanggap darurat,” kata Melki.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTT juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendorong pengiriman peralatan yang dibutuhkan guna membuka dan memperlancar akses menuju wilayah Palue. Melki memastikan akses darat di sebagian besar wilayah Flores saat ini sudah terbuka.
Namun, penanganan akses menuju Palue masih menjadi salah satu prioritas pemerintah karena kondisi di lapangan membutuhkan dukungan lebih lanjut. “Laporan Menteri PU juga nanti akan didorong alat-alat untuk akses di Palue,” ujarnya.
Selain fokus pada pembukaan akses, Pemprov NTT telah mengirimkan bantuan awal dalam jumlah besar untuk masyarakat terdampak bencana di Flores. Sebanyak 17 truk bantuan telah diberangkatkan Pemprov NTT dan dipimpin Kepala BPBD NTT, Mahadin Sibarani.
Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Flores sesuai kebutuhan. “Yang 17 truk ini akan kita distribusikan untuk seluruh Flores. Ini bantuan pertama dari Pemerintah Provinsi. Yang lain-lain siap lagi bantuan kedua dan seterusnya,” kata Melki.
Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah provinsi. Melki menyebut dukungan juga terus berdatangan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah lain, maupun berbagai lembaga.
Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan bantuan yang kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak. Sejumlah pemerintah provinsi juga ikut mengirimkan bantuan, antara lain Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jawa Timur, termasuk dukungan tenaga medis.
Menurut Melki, derasnya bantuan dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya semangat gotong royong untuk membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi situasi darurat. Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi agar penanganan masyarakat terdampak di Flores, termasuk Palue, dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....