Pameran Pembangunan NTT Jadi Wadah Donasi untuk Korban Gempa Flores
- 19 Agt 2026 11:52 WIB
- Kupang
RRI.CO,ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadikan Pameran Pembangunan NTT sebagai salah satu wadah untuk menggalang kepedulian dan donasi bagi masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores. Di tengah suasana duka akibat bencana, pameran tetap dilanjutkan karena melibatkan lebih dari 600 pelaku UMKM yang menggantungkan perputaran ekonomi dari kegiatan tersebut.
Namun, pelaksanaan pameran tahun ini diarahkan dengan semangat solidaritas untuk membantu masyarakat Flores. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, pemerintah tidak mungkin menghentikan pameran karena kegiatan tersebut berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
“Di pameran juga melibatkan lebih dari 600 UMKM. Masyarakat-masyarakat yang sangat membutuhkan putaran dari produk mereka,” kata Melki usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (17/8/2026).
Menurut Melki, para pelaku UMKM membutuhkan kesempatan untuk tetap berjualan dan memperoleh keuntungan. Karena itu, pemerintah memilih mempertahankan pameran sekaligus mengubah semangat penyelenggaraannya menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk Flores.
Melki mengungkapkan, pemerintah telah menyampaikan kepada para peserta bahwa keuntungan dari kegiatan pameran akan turut diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Dengan demikian, pameran tidak hanya menjadi ruang promosi dan pemasaran produk lokal, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkontribusi membantu korban bencana.
“Dari keuntungan kegiatan pameran nanti, termasuk dari UMKM yang 600 lebih ini, itu nanti akan kita minta untuk dibantu untuk masyarakat di Flores,” ujarnya.
Pemprov NTT juga akan menghitung total donasi yang terkumpul selama pelaksanaan pameran. Jumlah donasi tersebut nantinya akan diumumkan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban.
“Nanti pada saat akhir pameran kita akan umumkan total donasi dari masyarakat NTT yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya ini kepada gempa Flores,” kata Melki.
Melki menegaskan, Pameran Pembangunan Provinsi NTT tahun ini memiliki semangat yang berbeda. Di tengah kondisi Flores yang sedang berduka, kegiatan ekonomi tetap berjalan, tetapi kepedulian terhadap korban gempa menjadi bagian penting dalam penyelenggaraannya.
“Betul-betul Pameran Pembangunan Provinsi NTT kali ini kita selenggarakan dengan spirit dan tema peduli gempa Flores,” kata Melki. Langkah tersebut menjadi bentuk gotong royong antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Di satu sisi, pameran tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempertahankan roda ekonomi. Di sisi lain, keuntungan dan donasi yang terkumpul diharapkan dapat menjadi tambahan bantuan bagi masyarakat Flores yang tengah membutuhkan dukungan.
Di tengah bencana, Pemprov NTT memilih tidak menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, pameran dijadikan ruang untuk berjualan sekaligus berbagi, sehingga semangat gotong royong tetap hidup dan bantuan untuk Flores dapat terus mengalir. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....