Gubernur NTT: Toko Wajib Buka Akses Logistik, Tagihan Akan dibayar Pemerintah

  • 16 Agt 2026 11:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan seluruh toko yang menyediakan makanan, minuman, selimut, dan kebutuhan dasar masyarakat diminta membuka akses pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Sabtu, 15 Agutus 2026 dini hari. Penegasan itu disampaikan Melki sebagai bagian dari langkah cepat pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi tanggap darurat.

“Semua toko saya minta untuk buka aksesnya, berikan kesempatan untuk tim penyelamatan untuk bisa akses semua makanan minuman,” ujar Melki seusai Pidato Pembangunan Gubernur NTT dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Melki, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku untuk kebutuhan makanan dan minuman, tetapi juga selimut serta berbagai kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan masyarakat maupun tim penyelamat di lokasi terdampak. Ia memastikan pemerintah akan menanggung biaya kebutuhan yang diambil dalam kondisi darurat tersebut.

Setiap pengambilan barang diminta dicatat agar dapat dipertanggungjawabkan dan dibayarkan pemerintah. “Sampai tingkat desa kelurahan nanti kami provinsi nanti akan bayarkan bersama BNPB,” ujarnya.

Melki menegaskan masyarakat tidak boleh kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok akibat bencana. “Jadi tidak boleh ada yang tidak bisa makan minum karena bencana ini. Seluruh toko makanan minuman, selimut yang dibutuhkan ataupun kebutuhan-kebutuhan dasar silakan digunakan, nanti dicatat di sana, pemerintah kita bayar,” katanya.

Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, TNI, Polri, BPBD dan SAR masih melakukan penanganan serta pendataan kerusakan dan korban di sejumlah wilayah terdampak. Melki juga menyatakan dirinya akan bertolak ke Sikka pada Sabtu siang bersama jajaran pemerintah dan pimpinan DPRD NTT untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak.

“Sepulang dari sana baru kita sampaikan lagi detail perkembangan,” katanya.

Pemerintah saat ini juga tengah memproses penanganan bencana pada tingkat provinsi dan mengevaluasi kemungkinan peningkatan status bencana berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Di tengah proses evakuasi dan pendataan tersebut, Melki meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia.

Pembukaan akses toko-toko menjadi salah satu langkah darurat agar makanan, minuman, selimut, dan kebutuhan penting lainnya dapat segera digunakan tanpa menunggu proses distribusi bantuan selesai. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....