Benyamin Moses Mandala Bidik Kebangkitan Bola Voli Kota Kupang

  • 09 Agt 2026 20:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Kupang bertekad menghidupkan kembali geliat olahraga bola voli di Kota Kupang. Komitmen tersebut disampaikan Benyamin Moses Mandala, S.H., usai pembukaan Musyawarah Kota (Muskot) PBVSI Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat, 7 Agustus 2026.

Benyamin yang didorong untuk memimpin PBVSI Kota Kupang menegaskan, organisasi bola voli di Kota Kupang membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan dan menghidupkan kembali berbagai aktivitas olahraga yang selama ini dinilai mengalami kevakuman. Menurut Benyamin, kondisi PBVSI Kota Kupang saat ini belum terlalu bergeliat. Situasi tersebut, kata dia, tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-19 serta kondisi ekonomi yang turut memengaruhi pelaksanaan berbagai kegiatan dan kompetisi olahraga.

“Menurut pengamatan saya, PBVSI belum terlalu hidup. Mungkin pengaruh COVID dan kondisi ekonomi sehingga banyak kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan. Kelihatannya seperti mati suri,” ujarnya.

Karena itu, jika dipercaya memimpin PBVSI Kota Kupang, Benyamin berkomitmen melakukan berbagai inovasi agar aktivitas bola voli kembali semarak. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperbanyak event atau turnamen bola voli di tingkat Kota Kupang.

“Saya akan berinovasi supaya PBVSI bisa lebih hidup daripada sekarang. Otomatis event-event bola voli akan kita laksanakan,” katanya tegas.

Tidak hanya mengandalkan kompetisi, Ketua Umum PBVSI Kota Kupang itu juga menyiapkan program pembinaan yang menyasar kalangan pelajar. Program PBVSI Goes to School akan menjadi salah satu upaya untuk menjaring bibit-bibit muda sekaligus memperkenalkan olahraga bola voli secara lebih luas di sekolah-sekolah.

Menurutnya, sekolah merupakan salah satu basis penting dalam membangun pembinaan atlet sejak usia dini. Terlebih, banyak guru yang memiliki latar belakang atau keterlibatan sebagai wasit bola voli sehingga dapat membantu mengembangkan pembinaan olahraga tersebut.

“Nanti kita bikin PBVSI Goes to School. Sekolah-sekolah pasti kita datangi untuk membangkitkan kembali bola voli,” katanya.

Benyamin menambahkan, Muskot PBVSI Kota Kupang menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan. Ia mengaku mendapat dorongan dari sejumlah pengurus dan insan bola voli untuk mengambil bagian dalam memajukan organisasi tersebut.

Tujuan utama dari pelaksanaan Muskot, menurutnya, bukan sekadar memilih seorang ketua, tetapi menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan roda organisasi dengan baik dan membawa PBVSI Kota Kupang ke arah yang lebih maju. “Minimal kita mendapatkan pemimpin yang baik untuk bisa memajukan organisasi,” ujarnya.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan yang baru nantinya PBVSI Kota Kupang mampu kembali melahirkan prestasi, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga dapat berkiprah hingga tingkat nasional. “Harapannya, PBVSI lebih hebat dari sekarang. Kita bisa berkiprah di tingkat nasional, minimal dari Kota Kupang sampai ke tingkat nasional,” kata Benyamin.

Muskot PBVSI Kota Kupang diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali olahraga bola voli di Kota Kupang, melalui kompetisi yang rutin, pembinaan usia dini, serta sinergi dengan sekolah dan para pelaku olahraga. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....