BMKG: 12 Wilayah NTT Alami Hari tanpa Hujan Lebih 60 Hari
- 09 Agt 2026 19:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 12 wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari. Wilayah itu meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Sumba Timur, dan Sabu Raijua.
“Disampaikan wilayah kepulauan dan pulau-pulau kecil memiliki kerentanan yang relatif lebih tinggi terhadap kekeringan. Kondisi tersebut berkaitan dengan keterbatasan sumber air dan kapasitas penyimpanan air yang tersedia di sejumlah wilayah,” ucap Kepala Stasiun Klimatologi kelas 1 NTT, Rahmatulloh Adji Ketika berbincang di RRI Kupang, Kamis, 6 Agustus 2026.
Meski demikian, Adji menegaskan kondisi pulau-pulau kecil tidak serta-merta berarti mengalami kekeringan yang lebih parah dibandingkan wilayah seperti Timor atau Flores. Tingkat risiko kekeringan tetap harus dilihat berdasarkan kondisi masing-masing wilayah.
“Kondisi yang perlu menjadi perhatian adalah ketika curah hujan rendah, periode Hari Tanpa Hujan berlangsung panjang, dan sumber air yang tersedia terbatas. Kombinasi ketiga kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah kepulauan lebih cepat merasakan dampak kekeringan,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat di wilayah seperti Semau, Rote, Sabu, dan pulau-pulau kecil lainnya untuk memastikan ketersediaan cadangan air. Langkah antisipasi perlu dilakukan sebelum kondisi kering semakin parah dan sumber air yang tersedia benar-benar habis.
Dalam menghadapi musim kemarau, Adji menegaskan bahwa ketersediaan air harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau tidak menunggu sumber air habis untuk mulai melakukan langkah penghematan dan penyimpanan air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....