Kelangkaan Minyak Tanah Dikeluhkan Warga Batuplat
- 04 Agt 2026 13:22 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kelangkaan minyak tanah masih dikeluhkan masyarakat di Kelurahan Batuplat, Kota Kupang. Kondisi ini membuat warga harus menunggu lebih lama untuk memperoleh bahan bakar kebutuhan rumah tangga.
Hasil wawancara RRI.CO.ID di Kelurahan Batuplat, Selasa, 4 Agustus 2026 bersama Ibu Agustina salah satu pemilik pangkalan minyak tanah, menunjukkan pasokan minyak tanah yang diterima pangkalan relatif tetap. Namun, permintaan masyarakat terus meningkat sehingga stok yang tersedia lebih cepat habis.
"Stok minyak sebenarnya tetap, tetapi pemakai terus bertambah. Banyak masyarakat beralih dari gas ke minyak tanah karena harga gas semakin mahal." ucap Agustina, saat diwawancarai RRI.CO.ID.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi penyebab utama kelangkaan yang terjadi belakangan ini, Selain meningkatnya jumlah pengguna, bertambahnya jumlah kepala keluarga juga ikut memengaruhi kebutuhan minyak tanah. Sementara itu, kuota distribusi yang diterima pangkalan tidak mengalami penambahan.
Untuk mengantisipasi kekurangan, setiap pembeli kini dibatasi sekitar 10 liter atau dua jeriken kecil. Kebijakan tersebut diterapkan agar seluruh masyarakat tetap memperoleh bagian secara merata.
Warga berharap pemerintah dapat mengevaluasi kuota distribusi minyak tanah sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Pengawasan terhadap penyaluran di tingkat pangkalan juga diharapkan semakin diperketat agar distribusi berlangsung adil. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....