Kolaborasi BRIKASIH Akademisi Dorong Pemenuhan Air Bersih di SBD
- 30 Jul 2026 17:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Kolaborasi antara Yayasan BRIKASIH, LPPM Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Universitas Katolik Weetabula, dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berhasil menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat Desa Kalembu Kaha. Program tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam kunjungan kerja pada Jumat, 23 Juli 2026.
Melalui program pemberdayaan masyarakat, bantuan senilai Rp219.995.205 disalurkan untuk pembangunan sarana air bersih, penguatan pendidikan, serta peningkatan ekonomi masyarakat. Bantuan juga mencakup tandon air berkapasitas 5.200 liter, peralatan pendukung usaha warga, laptop, dan infokus.
Peresmian sumur bor yang menggunakan teknologi panel surya menjadi simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas air bersih secara mandiri. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan BRI Cabang Waikabubak, Ketua Yayasan BRIKASIH, Ketua LPPM Unika Atma Jaya Jakarta, Rektor Universitas Katolik Weetabula, tokoh agama, tokoh adat, kepala sekolah, Babinsa, serta masyarakat Desa Kalembu Kaha yang menyambut program tersebut dengan antusias.
Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan di Sumba Barat Daya. Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan akademisi terus diperkuat untuk mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Suasana penutupan berlangsung hangat ketika Bupati secara simbolis membuka keran air bersih dan membasuh wajah anak-anak SD Kadekap sebagai pesan pentingnya menjaga kebersihan. Kunjungan diakhiri dengan mencoba alat musik bambu bersama para siswa serta foto bersama seluruh warga Desa Kalembu Kaha. (Jl)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....