Ketua DPRD NTT: Semoga Makin Banyak NTT Berkiprah di Akademi Kepolisian

  • 28 Jul 2026 17:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Ketua DPRD Provinsi NTT Ir. Emelia Julia Nomleni mengatakan, komunikasi yang baik antara DPRD dan Polda menjadi langkah penting dalam mencari solusi terhadap berbagai aspirasi masyarakat, tanpa mengesampingkan aturan nasional yang berlaku.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi NTT Ir. Emelia Julia Nomleni ketika melakukan kunjungan kerja ke Kapolda NTT, Selasa 28 Juli 2026, di Mapolda NTT.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Wakapolda, dan seluruh jajaran yang telah menerima kami. DPRD hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang sejajar agar kita bersama-sama menemukan solusi terbaik sehingga semakin banyak putra-putri NTT yang dapat berkiprah di Akademi Kepolisian."

Dalam sesi dialog, sejumlah anggota DPRD menyampaikan berbagai masukan konstruktif. Beberapa poin penting yang menjadi perhatian antara lain perlunya memperjuangkan penambahan kuota penerimaan bagi NTT mengingat kondisi geografis kepulauan, keterlibatan akademisi, tokoh agama, dan pihak independen dalam setiap tahapan seleksi, penyampaian informasi hasil seleksi yang lebih jelas dan mudah dipahami masyarakat, serta usulan agar keterwakilan perempuan dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, muncul pula aspirasi mengenai perlunya kebijakan afirmasi khusus bagi calon Taruna Akpol asal NTT, pembentukan program pembinaan dan pelatihan (Binlat) gratis secara berkelanjutan di tingkat Polres, penguatan jalur prestasi olahraga, hingga perhatian terhadap kearifan lokal dalam proses pembinaan calon peserta.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD juga menyampaikan sejumlah isu strategis lain yang menjadi perhatian masyarakat, seperti penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penjualan sapi ilegal, serta penimbunan bahan bakar minyak bersubsidi yang dinilai berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Menanggapi seluruh masukan tersebut, Kapolda NTT menyatakan bahwa Polda NTT akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

Kapolda NTT kembali menegaskan, "Apa yang menjadi kewenangan daerah akan kami optimalkan. Sedangkan berbagai usulan terkait regulasi nasional akan kami sampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk komitmen kami mengawal aspirasi masyarakat NTT. Tujuan kita sama, yaitu mempersiapkan generasi muda NTT yang unggul, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin Polri di masa depan."

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dialogis, dan konstruktif. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara DPRD Provinsi NTT dan Polda NTT dalam meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda serta mendorong semakin besarnya peluang putra-putri Nusa Tenggara Timur untuk mengabdi kepada bangsa melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Karo SDM Polda NTT memaparkan secara rinci mekanisme penerimaan anggota Polri dan Taruna Akpol. Dijelaskan bahwa proses rekrutmen telah dipersiapkan minimal dua tahun sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan administrasi seperti domisili, tahapan seleksi, sistem penilaian, hingga mekanisme pengawasan yang melibatkan berbagai unsur.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....