Perumda Air Minum Kupang Tambah 10 Sumur Bor Perkuat Pasokan Air saat Kemarau
- 23 Jul 2026 15:05 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perumda Air Minum Kota Kupang memperkuat upaya menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau melalui penambahan sepuluh sumber air baru. Penambahan tersebut terdiri atas delapan sumur bor yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta dua sumur bor tambahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II untuk meningkatkan pelayanan di wilayah yang rawan kekurangan pasokan.
Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa dalam Wawancara Kupang Pagi Ini di Pro 1 RRI Kupang, Kamis, 23 Juli 2026 mengatakan, pembangunan sumber air baru difokuskan pada wilayah tengah dan timur Kota Kupang yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari sumur bor. Menurutnya, lokasi pembangunan telah dipetakan berdasarkan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
"Khususnya di wilayah tengah, wilayah timur, ini yang harus kita tambahkan sumber produksi untuk memperkuat pelayanan kita ke masyarakat. Jadi di tahun ini kita akan mendapatkan tambahan delapan sumber bor yang segera dibangun oleh Dinas PUPR," kata Isidorus.
Selain dukungan Pemerintah Kota Kupang, Perumda juga mendapat bantuan dari BBWS Nusa Tenggara II untuk membangun dua sumur bor tambahan. Seluruh titik pembangunan telah diusulkan Perumda berdasarkan wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
"Kita juga sudah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II dan mereka sudah siap membantu dua unit sumber bor lagi untuk kita bangun di dalam wilayah kota ini. Titik-titik ini kita sampaikan berdasarkan kebutuhan kita sehingga ketika sumber bor itu dibangun bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya.
Isidorus menjelaskan pembangunan sumur bor tidak dapat dilakukan sembarangan karena harus mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan. Pengerjaan dilakukan pada puncak musim kemarau agar potensi debit air bawah tanah dapat diukur secara akurat sebelum sumur dimanfaatkan.
"Membangun sumber bor di wilayah kota secara teknis harus dilakukan pada saat puncak musim panas untuk memastikan apakah debit air pada kedalaman tertentu masih tersedia atau tidak," ujarnya.
Saat ini, Perumda Air Minum Kota Kupang memiliki kapasitas produksi sekitar 321 liter per detik yang bersumber dari air permukaan dan sumur bor. Penambahan sepuluh sumur bor baru diharapkan mampu memperkuat ketahanan pasokan air bersih sekaligus mengurangi dampak penurunan debit yang lazim terjadi selama musim kemarau. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....