Sekolah Rakyat Kupang Utamakan Kesehatan Siswa di Awal Pembelajaran

  • 22 Jul 2026 16:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Proses pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik peserta didik. Pada masa awal pembelajaran, pihak sekolah justru memprioritaskan pembenahan kebersihan diri dan kesehatan para siswa yang berasal dari keluarga rentan, sebagai bekal sebelum mengikuti kegiatan belajar di lingkungan berasrama.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, S.Pd, M.Pd. saat diwawancarai RRI Kupang, Senin, 13 Juli 2026 mengatakan, kondisi kesehatan sebagian siswa saat pertama kali masuk asrama menjadi tantangan tersendiri bagi para guru dan pengasuh. Karena itu, perhatian utama pada bulan-bulan awal diarahkan pada penanganan kebersihan diri dan berbagai masalah kesehatan yang dialami peserta didik.

"Selama empat bulan awal itu kami berkutat dengan kebersihan diri, kutu-kutunya yang ada, skabies yang ada, koreng, yang ada segala macam penyakit," kata Felipina menyoroti kondisi fisik anak-anak saat pertama kali masuk asrama.

Menurut Felipina, pembenahan kondisi kesehatan menjadi langkah penting agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Pendampingan dilakukan secara bertahap hingga kondisi fisik dan psikologis anak dinilai siap menerima materi pelajaran.

Selain persoalan kebersihan diri, sekolah juga menghadapi tantangan penanganan penyakit menular yang memerlukan perhatian khusus. Salah satunya adalah penanganan siswa yang terindikasi tuberkulosis (TB), yang dilakukan melalui koordinasi bersama tenaga kesehatan.

"Tahun lalu ada murid yang ternyata suspek TB, kami berhadapan dengan mereka dan pendampingan dilakukan sampai siswa tersebut sembuh baru diikutsertakan belajar bersama," ujar Felipina menceritakan proses penanganan intensif bersama tim medis.

Dalam menjalankan pendampingan tersebut, pihak sekolah bekerja sama dengan Sentra Efata Kupang serta tenaga kesehatan untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan, dan pendampingan kepada para siswa. Upaya itu dilakukan agar seluruh peserta didik memperoleh layanan kesehatan yang memadai tanpa menghambat hak mereka untuk mendapatkan pendidikan.

Pendekatan yang diterapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan peserta didik sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....