Koperindag Rote Ndao Belum Miliki Alat Uji BBM

  • 21 Jul 2026 20:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Rote Ndao mengakui belum memiliki alat penguji kualitas BBM. Kondisi itu menyulitkan pembuktian dugaan pengoplosan BBM subsidi maupun non subsidi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperindag Rote Ndao, Adri Thine, kepada RRI di Ba'a Senin, 20 Juli 2026 mengatakan dugaan pengoplosan tidak bisa dibuktikan secara kasat mata. Pemeriksaan harus menggunakan alat khusus sesuai standar pengujian kualitas bahan bakar.

Adri menjelaskan pengujian memerlukan alat untuk mengukur angka Research Octane Number atau RON. Hasil pengukuran menjadi dasar memastikan mutu BBM sesuai spesifikasi yang berlaku.

"Dugaan pengoplosan tidak bisa dibuktikan hanya melalui pengamatan mata. Pengujian harus menggunakan alat khusus untuk mengukur nilai RON," kata Adri Thine.

Menurut Adri, penanganan kasus berlanjut apabila ditemukan unsur pelanggaran pidana dalam hasil pemeriksaan. Proses hukum selanjutnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum sesuai ketentuan.

Ia mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan dugaan penyimpangan distribusi maupun kualitas BBM. Laporan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat tindak lanjut di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memastikan koordinasi terus dilakukan bersama instansi terkait. Langkah itu bertujuan menjaga kualitas, keamanan, dan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat.

Upaya pengawasan diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap distribusi BBM di Kabupaten Rote Ndao. Pemerintah juga mengajak semua pihak bersama mengawasi potensi penyimpangan di lapangan. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....