Kapolda NTT Buka Pendidikan Pembentukan 146 Bintara Polri

  • 20 Jul 2026 19:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sebanyak 146 siswa Bintara Polri resmi memulai pendidikan pembentukan di SPN Polda NTT. Selama lima bulan ke depan, para peserta akan ditempa menjadi anggota Polri yang memiliki kompetensi khusus dalam pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026, Senin, 20 Juli 2026, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, ketika membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. mengatakan pendidikan ini bukan sekadar mengubah status menjadi anggota Polri, tetapi merupakan proses membentuk karakter, integritas, kompetensi, dan jiwa pengabdian agar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

"Pendidikan ini adalah proses membangun karakter Bhayangkara yang berintegritas, disiplin, dan humanis. Saya berharap seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta membangun mental pengabdian sehingga kelak mampu menjadi pelayan masyarakat yang profesional dan dipercaya," ujar Kapolda NTT.

Kapolda juga mengingatkan bahwa lulusan pendidikan nantinya akan bertugas di SPKT sebagai wajah pertama Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan memberikan pelayanan yang cepat, santun, responsif, dan penuh empati harus menjadi kompetensi utama yang dimiliki setiap peserta didik.

"Pendidikan yang keras tidak harus dilakukan dengan kekerasan. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan melukai martabat. Jadilah teladan dalam integritas, disiplin, dan pengabdian karena peserta didik belajar bukan hanya dari materi yang diajarkan, tetapi juga dari keteladanan para pendidiknya," tegas Kapolda.

Secara nasional pendidikan pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT Tahun Anggaran 2026 diikuti 4.792 peserta didik, terdiri atas 708 peserta wanita yang menempuh pendidikan di Sepolwan Lemdiklat Polri dan 4.084 peserta pria yang mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda di seluruh Indonesia. Khusus di SPN Polda NTT, sebanyak 146 siswa akan menjalani pendidikan selama lima bulan.

Kalemdiklat Polri juga menegaskan bahwa tema pendidikan tahun ini adalah "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif."

Tema tersebut menegaskan pentingnya membentuk insan Bhayangkara yang tidak hanya profesional dan terampil, tetapi juga memiliki moral yang kuat, integritas tinggi, kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, humanis, dan berkeadilan.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....