BULOG NTT Serap 7.407 Ton Beras Petani, Lampaui Target Pengadaan 2026

  • 13 Jul 2026 23:30 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat realisasi pengadaan beras petani mencapai 7.407 ton setara beras hingga 12 Juli 2026. Jumlah tersebut telah melampaui target pengadaan tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 103 persen.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, mengatakan capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan realisasi pengadaan sepanjang 2025 yang mencapai sekitar 6.000 ton.

"Realisasi pengadaan setara beras di NTT hingga 12 Juli 2026 telah mencapai 7.407 ton atau 103 persen dari target pengadaan tahun ini. Angka ini sudah melampaui total realisasi pengadaan tahun 2025," ujar Arrahim di Kupang, Senin 13 Juli 2026.

Menurut Arrahim, peningkatan serapan beras didorong oleh produksi yang masih berlangsung di sejumlah daerah sentra padi di NTT. Karena itu, BULOG optimistis volume pengadaan masih akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen, BULOG NTT terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pelaku usaha penggilingan padi, TNI, Polri, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Arrahim menegaskan, peningkatan penyerapan beras lokal tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga gabah dan beras di tingkat petani, tetapi juga mendukung penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional.

"Swasembada pangan merupakan salah satu program utama pemerintahan Presiden Prabowo. Kami memastikan hasil panen petani NTT terserap dengan baik, memiliki harga jual yang layak, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah," ucapnya.

Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah sentra produksi, BULOG NTT optimistis capaian pengadaan beras akan terus meningkat hingga akhir 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....