Bupati Kupang Cetak Sawah Baru 77 Hektare, Lahan Tidur Jadi Produktif
- 08 Jul 2026 20:12 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program pencetakan sawah baru seluas 77 hektare di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, yang dipimpin langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, Selasa, 7 Juli 2026.
Program hasil kolaborasi Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Kabupaten Kupang tersebut mengubah lahan tidur milik masyarakat menjadi kawasan persawahan produktif. Lahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus mendongkrak perekonomian petani.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengatakan Desa Oelatimo patut bersyukur karena menjadi salah satu daerah yang dipercaya menjalankan program strategis nasional tersebut. Menurutnya, tidak semua daerah memperoleh kesempatan serupa sehingga masyarakat harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya.
"Lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan apa - apa ini kini harus dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jadi kita semua harus bersyukur dengan memanfaatkan lahan yang di buka ini. Tanam sebanyak - banyaknya, jangan takut tidak ada pasar, pemerintah lewat Bulog pasti akan membelinya," ujar Yosef Lede.
Ia menegaskan, pencetakan sawah baru bukan sekadar membuka lahan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Kupang. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan agar lahan yang telah dibuka benar-benar produktif.
Menurut Yosef, Pemerintah Kabupaten Kupang juga akan mengupayakan dukungan berupa bantuan alat dan mesin pertanian, pembangunan infrastruktur irigasi, bendungan, hingga sumur bor guna menjamin ketersediaan air bagi lahan persawahan yang baru dibuka.
Sementara itu, Kepala Desa Oelatimo, Aprianus Kono, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Kupang atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat desanya. Ia menjelaskan, lahan yang kini dicetak menjadi sawah sebenarnya pernah menjadi kawasan pertanian produktif hingga tahun 2007.
Namun, setelah Bendungan Uel 2 mengalami kerusakan, pasokan air terhenti sehingga lahan tersebut ditinggalkan dan berubah menjadi semak belukar. Program pencetakan sawah baru di Oelatimo menjadi bagian dari upaya memperluas luas baku sawah di Kabupaten Kupang sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Dengan tambahan 77 hektare lahan produktif, pemerintah berharap produksi padi daerah terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi petani. Kegiatan pencanangan tersebut turut dihadiri Kepala BPLIP Mataram, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, serta masyarakat Desa Oelatimo yang antusias menyambut dimulainya program pencetakan sawah baru. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....