Kapal Express Bahari Tunda Pelayaran Demi Keselamatan

  • 23 Jun 2026 15:15 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Rote – Kapal Express Bahari 8E menunda pelayaran dari Ba'a Rote menuju Kupang, Senin, 22 Juni 2026. Keputusan diambil karena gelombang laut tinggi di perairan Lolok-Pukuafu.

Kapal sebelumnya berlayar dari Kupang menuju Ba'a pada pagi hari. Sebanyak 242 penumpang tiba dengan selamat di Pelabuhan Ba'a.

Namun kapal tidak langsung kembali menuju Kupang. Cuaca buruk dinilai membahayakan keselamatan pelayaran.

Kepala Perwakilan Wilayah Rote PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (SIM), Mus Muliyanto Loasana, mengatakan keselamatan menjadi pertimbangan utama. Pihaknya mengikuti laporan kondisi lapangan dari nakhoda.

"Cuaca di lapangan tidak memungkinkan kapal kembali ke Kupang. Keberangkatan kami tunda sampai besok pagi pukul enam," kata Mus.

Nakhoda kapal, Yohanes Maria Serani, mengaku menghadapi gelombang tinggi saat perjalanan menuju Rote. Tinggi ombak diperkirakan mencapai empat hingga lima meter.

"Kami melakukan slow engine atau mengurangi kecepatan mesin untuk mengantisipasi kondisi laut bukan mesin mati seperti yang banyak penumpang ketahui. Puji Tuhan kami akhirnya tiba dengan selamat di Ba'a," ujar Yohanes.

Menurutnya gelombang terus meningkat ketika kapal memasuki wilayah Lolok. Kondisi itu berpotensi lebih berbahaya saat pelayaran kembali.

"Kalau kembali ke Kupang, kami bisa menghadapi ombak lebih besar. Karena itu keberangkatan ditunda hingga Selasa pagi," ungkap Yohanes.

Kepala Tata Usaha Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Kelas III Ba'a, Godlif Eli Manafe, mendukung keputusan tersebut. Langkah itu dilakukan demi keselamatan seluruh penumpang.

"Kami sepakat kapal bermalam di Rote. Ini demi keselamatan penumpang dan awak kapal," ujar Godlif. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....