MUI Kota Kupang Ajak Umat Sambut Tahun Baru Islam dengan Syukur dan Kepedulian

  • 23 Jun 2026 15:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, umat Muslim di Kota Kupang diajak untuk menjadikan momentum 1 Muharram sebagai waktu melakukan refleksi diri, memperkuat ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Tahun Baru Islam yang jatuh pada 16 Juni 2026 tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender hijriah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Muslim tentang pentingnya perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, Haji Muhammad MS, kepada RRI.CO.ID, Senin 15 Juni 2026, mengatakan Tahun Baru Islam memiliki nilai sejarah yang sangat besar karena berkaitan dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah. Menurutnya, peristiwa hijrah bukan hanya sekadar perpindahan tempat, tetapi memiliki makna yang lebih luas tentang perjuangan, pengorbanan, dan semangat melakukan perubahan dalam kehidupan.

“Tahun Baru Islam mengingatkan kita tentang makna hijrah. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi bagaimana seseorang melakukan perubahan dalam dirinya menjadi lebih baik,” ucap Ketua MUI Kota Kupang, Haji Muhammad MS, Kepada RRI.CO.ID, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pergantian tahun Islam menjadi kesempatan bagi setiap umat Muslim untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun sebelumnya. Masyarakat diajak melihat kembali apa yang telah dilakukan dan menjadikan kekurangan sebagai bahan perbaikan ke depan.

Menurutnya, peningkatan ibadah harus berjalan seimbang dengan kepedulian sosial. Nilai-nilai agama tidak hanya terlihat melalui aktivitas keagamaan, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam membantu dan memberikan manfaat kepada orang lain.

Haji Muhammad MS menegaskan, umat Muslim harus mampu menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, membantu sesama, dan menjaga hubungan baik antarwarga menjadi bagian penting dari semangat Tahun Baru Islam.

“Dengan rasa syukur, kita memperkuat kepedulian kepada sesama. Tahun baru ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan manfaat bagi orang lain,” ucapnya.

Ia juga mengajak masyarakat Muslim di Kota Kupang dan seluruh Nusa Tenggara Timur untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis. Menurutnya, Kota Kupang merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, karena itu, semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

Ia menilai, keberagaman bukan menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang baik antarumat beragama. Justru melalui kebersamaan dan kepedulian, masyarakat dapat menciptakan suasana yang aman dan damai.

Selain itu, Haji Muhammad MS juga memberikan perhatian terhadap peran generasi muda dalam memahami makna Tahun Baru Islam. Menurutnya, generasi penerus perlu dikenalkan dengan sejarah dan nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah.

Pemahaman tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak hanya mengenal Tahun Baru Islam sebagai sebuah peringatan tahunan, tetapi juga mampu mengambil pelajaran tentang semangat perubahan dan perjuangan. Ia berharap momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi awal yang baik bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat kepedulian, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Dengan semangat hijrah, umat Muslim diharapkan mampu membawa perubahan dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan sosial. Peringatan 1 Muharram menjadi pengingat bahwa setiap pergantian waktu merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan amal kebaikan, dan terus memberikan manfaat bagi sesama. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....