Bupati Kupang Dorong Advokat Jadi Pelopor Edukasi Hukum
- 22 Jun 2026 17:45 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Bupati Kupang, Yosef Lede, mendorong para advokat untuk menjadi pelopor edukasi hukum di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia Kabupaten Kupang bekerja sama dengan Universitas Katolik Widya Mandira di Hotel Sasando, Sabtu, 20 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa peran advokat saat ini tidak hanya sebatas mendampingi masyarakat dalam proses hukum, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat hingga ke tingkat desa. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami aturan hukum yang berlaku sehingga baru menyadari pentingnya hukum ketika menghadapi persoalan atau sengketa.
Karena itu, keberadaan advokat sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi hukum secara berkelanjutan. “Advokad sekarang menjadi kebutuhan karena banyak masyarakat yang butuh pendampingan, butuh edukasi – edukasi, yang hanya bisa dilakukan Advokad. Saya bicara konteksnya di Kabupaten Kupang, kita ini masyarakat memang pemahaman mengenai hukum masih sangat kurang, sudah tertimpa masalah hukum baru memahami pasal – pasalnya. Oleh karena itu kehadiran advokad untuk belajar bagaimana melakukan sosialisasi – sosialaisasi hukum kepada masyarakat,” ujar Yosef Lede.
Ia menjelaskan, hukum merupakan instrumen yang mengatur berbagai aspek kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, edukasi hukum yang dilakukan para advokat dinilai penting untuk mendorong terciptanya masyarakat yang sadar hukum dan mampu menyelesaikan persoalan secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Kupang juga mengapresiasi PERADI Kabupaten Kupang yang secara konsisten menyelenggarakan PKPA selama dua tahun berturut-turut. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak advokat yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap penegakan hukum.
Yosef Lede juga memberikan penghargaan kepada PERADI yang dinilainya sebagai organisasi advokat terbesar di Indonesia dengan kualitas pendidikan profesi yang baik. Kolaborasi dengan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dinilai semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan PKPA di Nusa Tenggara Timur.
Pembukaan PKPA Angkatan II Tahun 2026 dilakukan oleh Koordinator Wilayah PERADI NTT, Philipus Fernandes, serta dihadiri Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Hermansyah Dulaimi, dan Ketua DPC PERADI Kabupaten Kupang, Herry Batileo. Melalui penyelenggaraan PKPA ini, diharapkan lahir advokat-advokat muda yang tidak hanya kompeten dalam profesinya, tetapi juga mampu menjadi pelopor edukasi hukum dan memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kupang. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....