Melalui Apel Warga Binaan, Rutan SoE Perkuat Implementasi Catur Dharma Narapidana
- 10 Jun 2026 22:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Komitmen dalam membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran berbangsa serta bernegara bagi Warga Binaan terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE. Salah satunya melalui pelaksanaan apel rutin Warga Binaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, di Lapangan Olahraga Rutan SoE, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti seluruh Warga Binaan dan petugas tersebut diawali dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana secara bersama-sama, dilanjutkan dengan pembacaan larangan bagi Narapidana dan Tahanan. Apel ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan sekaligus mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.
Dalam amanatnya, Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menegaskan bahwa Catur Dharma Narapidana bukan sekadar rangkaian kalimat yang dihafalkan, melainkan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Catur Dharma Narapidana adalah dharma kalian, adalah janji kalian. Di dalamnya terdapat komitmen untuk menjadi manusia susila yang berlandaskan Pancasila, menjadi manusia pembangunan yang aktif dan produktif, serta menjadi warga negara yang taat kepada hukum dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Nurzaman.

Ia juga mengingatkan agar pembacaan larangan Narapidana dan Tahanan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar dipahami dan dilaksanakan selama menjalani masa pidana. "Kalian sudah membacakan dan melafalkan larangan Narapidana dan Tahanan. Saya harap itu bukan seremonial, tetapi benar-benar dipahami dan dilaksanakan selama menjalani masa pidana di Rutan SoE. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan tanggung jawab sebagai warga negara," ujarnya melanjutkan.
Menurut Nurzaman, apel Warga Binaan akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Selain menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kegiatan ini juga bertujuan membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat perubahan diri yang positif.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Catur Dharma Narapidana harus menjadi pedoman dalam menjalani proses pembinaan dan bekal ketika kembali ke masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan Warga Binaan berinisial AA mengaku bahwa pembacaan Catur Dharma Narapidana secara rutin menjadi pengingat bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk terus berbenah diri. "Setiap kali membaca Catur Dharma Narapidana, kami diingatkan kembali tentang janji untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menghormati aturan, dan mempersiapkan diri menjadi warga negara yang berguna setelah bebas nanti," ungkapnya.
Melalui pelaksanaan apel rutin ini, Rutan SoE terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, serta peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi seluruh Warga Binaan sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....