Bulog NTT Salurkan 11.344 Ton Beras SPHP, Jaga Stabilitas Harga
- 08 Jun 2026 17:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Timur terus mengoptimalkan penyaluran Bantuan Pangan Beras dan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga beras di NTT. Hingga saat ini, realisasi distribusi Bantuan Pangan Beras telah mencapai 63,74 persen dari total Penerima Bantuan Pangan (PBP) di NTT.
Penyaluran dilakukan bertahap di seluruh wilayah bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Sementara untuk program SPHP, sejak penugasan 2026 dimulai Maret hingga kini, Bulog Kanwil NTT telah menyalurkan 11.344 ton beras.
Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran distribusi guna meningkatkan ketersediaan beras di pasar dan menjaga harga tetap terjangkau. Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menyebut kombinasi Bantuan Pangan dan SPHP terbukti efektif menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.
"Penyaluran Bantuan Pangan dan beras SPHP dilakukan bersamaan untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga serta membantu masyarakat memperoleh akses pangan dengan harga terjangkau. Kombinasi kedua program ini efektif menjaga keseimbangan pasokan dan harga, khususnya di NTT," ujar Arrahim.
| Baca juga: Wagub NTT Salurkan Bantuan Alat Produksi |
Arrahim juga memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog Kanwil NTT dalam kondisi aman dan mencukupi untuk penyaluran program pemerintah maupun intervensi pasar.
"Bulog memastikan stok CBP aman dan mencukupi. Kami terus jalankan penugasan pemerintah secara optimal untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta dukung ketahanan pangan masyarakat di NTT," ucapnya.
Bulog Kanwil NTT berkomitmen bersinergi dengan pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar program bantuan pangan dan stabilisasi pangan berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi manfaat maksimal. "Kami ajak masyarakat tetap tenang karena stok beras nasional sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional akan terus bekerja memastikan ketersediaan pasokan, jaga stabilitas harga beras, serta penuhi kebutuhan masyarakat berkelanjutan," tutur Arrahim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....