Polda NTT Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

  • 02 Jun 2026 06:47 WIB
  •  Kupang
RRI.CO.ID. Kupang - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Senin 1 Juni 2026. di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT. Upacara dipimpin langsung oleh Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. Enriko Sugiharto Silalahi, S.I.K., M.Kn, serta diikuti para Pejabat Utama, personel Polri, dan ASN di lingkungan Polda NTT.

Irwasda Polda NTT Kombes Pol. Enriko Sugiharto Silalahi, S.I.K., M.Kn, ketika membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Drs. K.H.Yudian Wahyudi., M.A., Ph.D, yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.

"Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks," ujar Irwasada.

Lebih lanjut, Kepala BPIP menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai dinamika zaman. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian, konflik, dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa yang majemuk namun tetap bersatu.

"Pancasila adalah jangkar moral bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah menjaga keutuhan bangsa yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat," demikian kutipan amanat yang dibacakan Irwasda Polda NTT.

Selain sebagai pemersatu bangsa, Pancasila juga dinilai menjadi dasar penting bagi peran Indonesia dalam percaturan dunia internasional. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia, baik melalui misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), diplomasi kemanusiaan, maupun upaya mediasi berbagai konflik regional.

Kepala BPIP juga mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi dan kemajuan teknologi harus tetap berlandaskan nilai moral dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(VFZ).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....