Gubernur NTT Fokus Benahi Budaya Belajar di NTT

  • 30 Mei 2026 09:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pembenahan budaya belajar masyarakat menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri pengukuhan Ibunda Guru Provinsi NTT dan pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Persatuan Guru 1945 NTT di Aula El Tari Kupang, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut Melki, rendahnya capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) NTT yang masih berada di posisi 36 dari 38 provinsi menjadi sinyal perlunya perubahan pola pendekatan pendidikan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Selama ini kita terlalu fokus pada sekolah, padahal budaya belajar di rumah juga menentukan kualitas pendidikan anak,” kata Melki.

Sebagai langkah konkret, Pemprov NTT telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat. Kebijakan itu mendorong masyarakat menyediakan waktu belajar keluarga setiap pukul 18.00–19.30 WITA.

Pemerintah berharap gerakan tersebut dapat menghidupkan kembali kebiasaan membaca, belajar kelompok, berdiskusi, hingga pendampingan orang tua terhadap anak di rumah.

Selain budaya belajar, Melki juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, besarnya investasi di sektor pendidikan tidak akan memberikan hasil yang optimal apabila tidak diiringi dengan peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan profesionalisme para guru.

Karena itu, ia menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan, dukungan fasilitas yang memadai, serta sistem evaluasi yang mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. (As)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....