Tinggallah dalam Tuhan Jadi Benteng Arus Digital Generasi
- 29 Mei 2026 09:43 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba : Bupati Sumba Barat mengingatkan pentingnya nilai spiritual sebagai benteng menghadapi arus digital saat membuka Prasidang Komisi Anak dan Remaja Tingkat Sinode Gereja Kristen Sumba Tahun 2026 di Jemaat Manuawawi, Selasa (25/5/2026).
Pesan utama yang disampaikan ialah pentingnya generasi muda “tinggal dalam Tuhan”.
Tema tersebut sejalan dengan renungan ibadah pembukaan yang dipimpin Pdt. Matvensius Ishak berdasarkan Yohanes 15:4–5. Firman Tuhan itu mengingatkan anak dan remaja gereja agar tetap hidup dalam iman di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
| Baca juga: Bupati Kupang: Jemaat Dukung Program MBG |
Ketua Umum BPMS, Marlin Lomi, mengatakan bahwa anak-anak gereja saat ini merupakan penentu masa depan gereja. Namun, mereka juga menghadapi berbagai tantangan seperti pergaulan bebas, kecanduan media sosial, hingga gangguan kesehatan mental dan spiritual akibat pengaruh lingkungan modern.
Menurut Marlin Lomi, gereja perlu menghadirkan pelayanan yang ramah anak dan mampu memberi perlindungan bagi generasi muda. Dalam prasidang ini, peserta akan membahas berbagai strategi pelayanan untuk menjawab persoalan moral dan sosial yang dihadapi anak dan remaja masa kini.
Bupati Sumba Barat juga menyoroti perilaku remaja yang kerap mengganggu ketenteraman masyarakat, seperti konsumsi minuman keras dan aksi balap liar pada malam minggu. Ia meminta orang tua lebih aktif mengawasi anak dan tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada sekolah maupun gereja.
Prasidang Komisi Anak dan Remaja GKS diharapkan menghasilkan program kerja konkret bagi pembinaan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan tangguh menghadapi perkembangan zaman. Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, pimpinan gereja, serta ratusan peserta dari berbagai klasis di Sumba. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....