Bupati SBD Ingatkan Pj Kades Hindari Korupsi Politik

  • 26 Mei 2026 06:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 59 Penjabat (Pj) Kepala Desa tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya. Prosesi pelantikan berlangsung di Lopo Rumah Jabatan Bupati SBD pada, Sabtu, 23 Mei 2026, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Wakil Ketua DPRD SBD Thomas Tanggu Dendo dan Yusuf Bora, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, serta tokoh agama. Suasana pelantikan berlangsung khidmat dengan penegasan komitmen pelayanan kepada masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyampaikan ucapan selamat kepada para penjabat kepala desa yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar tugas administratif, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat, menjaga stabilitas pemerintahan desa, dan mendorong pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

Menurut Bupati, desa merupakan ujung tombak pemerintahan dan pembangunan daerah sehingga tata kelola pemerintahan desa harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia meminta para penjabat kepala desa mampu memperkuat pelayanan publik serta menjaga hubungan harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Khusus bagi Pj Kepala Desa Persiapan, Bupati menekankan pentingnya membangun fondasi administrasi pemerintahan desa yang kuat. Selain itu, para penjabat diminta menata kelembagaan desa, melakukan pendataan kependudukan secara baik, dan memastikan seluruh proses pembentukan desa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan seluruh penjabat kepala desa agar menjaga netralitas, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia juga menegaskan larangan keras terhadap penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.

Selain itu, penggunaan dana desa harus dilakukan secara bijaksana, tepat sasaran, dan diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, penanganan stunting, serta pembangunan infrastruktur desa. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....