Dapur Yayasan Alfa Omega Jangkau Kelompok Rentan Posyandu

  • 21 Mei 2026 15:27 WIB
  •  Kupang

RRI.DO.ID, Kupang – Dapur Yayasan Alfa Omega Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tarus menerapkan standar operasional yang ramah lingkungan dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) khusus dapur produksi massal yang berfungsi menyaring minyak, lemak, sisa makanan, dan detergen. Langkah ini diambil untuk mencegah kerusakan tanah, pencemaran air, dan bau tidak sedap.

Melalui sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersebut, air buangan diproses menjadi air bersih yang dimanfaatkan khusus oleh petugas untuk menyiram kebun tanaman. Sementara itu, untuk pengelolaan sampah organik dan anorganik, pihak dapur melakukan pemisahan secara mandiri dan diangkut oleh mobil sampah setiap dua hari sekali.

Tata kelola kebersihan dan lingkungan ini juga telah diaudit secara resmi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ketua YAO GMIT, Pnt. Nitanel Pandie menegaskan, pemberdayaan ekonomi lokal melalui MBG ini berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

Tenaga kerja dapur didominasi oleh Majelis Jemaat dari gereja-gereja sekitar wilayah Tarus. “Jadi warga sekitar yang memiliki sayur, beras, pisang, dan lain-lain yang tergabung dalam UMKM terdekat sini menjadi pemasok bahan makanan untuk dapur tersebut,” kata Melakianus, Rabu 12 Mei 2026.

Saat ini, Dapur SPPG YAO Tarus melayani total 21 sekolah dan 1 posyandu. Total penerima manfaat mencapai 2.722 siswa yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, di antaranya PAUD Merpati Tarus, TK Kristen Ceria Noelbaki, TK Bethesda 22, SD Inpres Tarus 1, SMPN 4 Kupang Tengah, SMAK Kupang, dan SMA Adven Nusra dan sekolah lainnya. Program ini juga menjangkau 180 orang kelompok rentan di Posyandu Mawar, yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan anak bawah lima tahun (balita).

Sebagai satu-satunya dapur program MBG yang dikelola di bawah naungan GMIT, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi dapur-dapur lainnya di NTT dalam hal keterbukaan, transparansi, serta sistem pengelolaan yang baik. (humas/anna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....