Hidupkan Taman Tagepe Pemkot Siapkan Ruang Ekonomi Kreatif
- 19 Mei 2026 13:36 WIB
- Kupang
RRI.DO.ID, Kupang – Wakil Wali kota Kupang serena Francis di dampingi Plt.Kepala Dinas Pariwisata, Kasat Polisi Pamong Praja dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait melakukan pemantauan sekaligus meninjau Taman Generasi Penerus (Tagepe) di Kelurahan Kelapa Lima Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah Kota Kupang berencana menghidupkan Taman Generasi Penerus (Tagepe) di Kelurahan Kelapa Lima dengan wajah dan konsep baru yang lebih menonjolkan seni, literasi, pendidikan, dan ekonomi kreatif.
Berbeda dengan kawasan Taman Nostalgia yang lebih berkembang sebagai ruang kuliner melalui Saboak, Tagepe akan diarahkan menjadi ruang publik kreatif yang memberi tempat bagi ekspresi seni, edukasi, dan aktivitas komunitas masyarakat, khususnya generasi muda. Wakil Wali Kota Serena Francis menegaskan bahwa dirinya bersama Wali Kota Kupang telah sepakat untuk menghidupkan kembali taman-taman kota sesuai fungsi dan karakter masing-masing.
“Kalau Taman Nostalgia kita dorong lebih hidup lewat kuliner dan UMKM, maka Tagepe nanti kita ingin lebih menonjolkan kesenian dan ekonomi kreatif,” kata Serena Francis, Senin 18 Mei 2026. Ke depan, kawasan tersebut ditegaskan wakil Walikota Serena Francis direncanakan menjadi ruang pengembangan literasi, pendidikan, teater, paduan suara, live music, hingga pameran seni seperti galeri lukisan, galeri foto, dan galeri sejarah Kota Kupang.
“Tagepe ini sebenarnya layout-nya sudah bagus. Tinggal bagaimana kita menciptakan aktivitas baru yang bisa kita optimalkan di sini,” ucapnya. Namun demikian, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang tidak ingin mengambil kebijakan secara sepihak tanpa mendengar aspirasi masyarakat sekitar.
Karena itu, pendekatan yang digunakan adalah partisipatif dengan mengedepankan respons warga sebelum konsep tersebut dijalankan.
“Kita masih lihat dulu respon dari masyarakat sekitar. Karena kita mau buat kebijakan itu harus melihat respon masyarakat dulu," katanya.
"Jadi bottom to top. Jangan target dari pemerintah langsung kita hajar ke bawah saja. Kalau masyarakat approve, baru kita implementasikan,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang menghadirkan ruang publik yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga hidup sebagai pusat interaksi sosial, kreativitas, dan pengembangan potensi masyarakat. Dengan konsep baru tersebut, Tagepe diharapkan tidak sekadar menjadi taman kota biasa, tetapi bertumbuh menjadi ruang budaya dan kreativitas yang memberi warna baru bagi wajah Kota Kupang. (humas/anna)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....