PSSI Sumba Barat Pantau Potensi Muda menuju Suratim Cup

  • 19 Mei 2026 09:43 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Ketua PSSI Sumba Barat, Lukas Pewu saat ditemui RRI.CO.ID, Senin, 18 Mei 2026 menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan permainan dalam turnamen U15 dan U17 Bupati Cup Kabupaten Sumba Barat yang saat ini sedang berlangsung.

Dari hasil pengamatan tersebut, ia menilai para pemain muda Sumba Barat memiliki kemampuan dan potensi yang cukup baik untuk berkembang menjadi pesepak bola andalan daerah pada masa mendatang.

Menurut Lukas Pewu, pelaksanaan turnamen usia muda ini menjadi langkah penting dalam membangun masa depan sepak bola di Sumba Barat. Ia melihat rata-rata pemain yang tampil pada kategori U15 maupun U17 menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan dan layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut secara serius dan berkelanjutan.

Karena itu, ia menghimbau seluruh pemain yang telah tergabung dalam klub masing-masing agar terus berlatih dan menjaga disiplin diri. Selain meningkatkan kemampuan teknik bermain, para pemain juga diminta menjaga kesehatan, semangat sportivitas, dan hubungan pertemanan yang baik selama mengikuti kompetisi berlangsung.

Ia menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang persahabatan dan pembentukan karakter generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan moto PSSI yang mengedepankan semangat sepak bola bersahabat sehingga diharapkan Sumba Barat dapat mewujudkan atmosfer sepak bola yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Lebih lanjut, Lukas Pewu menjelaskan bahwa turnamen U15 dan U17 ini juga menjadi ajang pencarian bakat untuk memperkuat Persesba pada turnamen Suratim Cup 2026 yang direncanakan berlangsung di Maumere. PSSI Sumba Barat sendiri disebut telah mengantongi sejumlah nama pemain potensial yang nantinya akan dipanggil untuk bergabung dalam skuad Persesba.

Selain fokus pada pembinaan pemain muda, PSSI Sumba Barat juga berencana melakukan pembenahan dalam pengembangan kualitas pelatih melalui program pendidikan dan pelatihan lisensi resmi.

Lukas berharap pada tahun 2027, turnamen serupa sudah didampingi oleh pelatih berlisensi D Nasional di setiap bench klub sehingga pembinaan sepak bola usia muda di Sumba Barat dapat berjalan lebih profesional dan terarah. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....