Pemkot Kupang Komitmen Pertahankan WTP Melalui Percepatan Administrasi
- 13 Mei 2026 14:11 WIB
- Kupang
RRI.DO.ID,Kupang – Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis menegaskan, integritas dan kualitas tata kelola keuangan menjadi focus dan komitmen pemerintah Kota Kupang.Ketika memimpin Rapat exit meeting Pemeriksaan terinci Badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi NTT,Wakil wali Kota Serena Francis mengatakan, pemkot Kupang berkomitmen penuh mempertahankan opini WTP.
“Pemerintah Kota Kupang berkomitmen penuh untuk mempertahankan opini WTP. Karena itu saya minta kepada bapak Sekda dan bapak Inspektur agar mengawasi secara ketat setiap perangkat daerah supaya memberikan perhatian serius dan mempercepat proses administrasi maupun pemenuhan catatan yang diperlukan, sehingga seluruh rekomendasi BPK dapat segera ditindaklanjuti tanpa menunda waktu,” Kata Serena Francis, Senin 11/5/2026.
Menurtnya, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bukan sekadar capaian administratif, melainkan cerminan disiplin, tanggung jawab, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengelola keuangan rakyat secara transparan dan akuntabel. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Kupang terus berupaya menjaga tradisi opini WTP yang telah diraih secara berturut-turut sejak tahun 2020.
Sementara itu Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan NTT, Ekananda Pandhu Setiawan, menyampaikan rangkuman hasil pemeriksaan yang mencakup sejumlah aspek tata kelola keuangan daerah. Menurutnya, secara umum hasil pemeriksaan menunjukkan pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Kupang berjalan baik, meskipun masih terdapat beberapa catatan administratif pada sejumlah perangkat daerah, khususnya terkait pengelolaan kas dan aset. Tim pemeriksa menekankan pentingnya ketelitian dalam penatausahaan keuangan agar tetap sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Agenda exit meeting ditutup dengan penyerahan secara simbolis dokumen rangkuman hasil pemeriksaan dari Ketua Tim BPK RI kepada Wakil Wali Kota Kupang untuk segera dipelajari dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. (humas/anna).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....