BBKSDA NTT Bentuk Karakter Siswa SDN Nefosaka Jadi Generasi Pelestari

  • 12 Mei 2026 10:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Salah satu upaya dalam menjaga pelestarian alam, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT) bersama Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Wilayah VII Kupang terus berkomitmen dalam memperkuat literasi lingkungan bagi generasi muda.

Kolaborasi kedua lembaga tersebut, ditandai dengan pelaksanaan program edukasi Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Mengajar dan Belajar Lestari dari Rimbawan, di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus Oelsombai yang melibatkan anak-anak sekolah dasar dari SDN Nefosaka, Jum'at, 8 Mei 2028.

Proses edukasi siswa tersebut telah dibagi secara berkelompok. Setiap kelompok berjumlah 10 siswa yang terdiri dari siswa kelas 2-5 yang didampingi langsung oleh fasilitator dari BBKSDA NTT dan BP2SDM Wilayah VII Kupang.

Selain itu, identitas dari setiap kelompok juga telah menggunakan nama tumbuhan atau hewan yang ada di NTT. Pasca dilakukan pembentukan kelompok para fasilitator dari BBKSDA NTT dan BP2SDM Wilayah VII Kupang memberikan materi terkait pentingnya menjaga hutan dari kerusakan.

Fokus utama pengajaran kali ini adalah pengenalan Rusa Timor dan Kura-Kura Rote. Dalam kesempatan tersebut murid-murid diajarkan mengapa satwa-satwa tersebut harus dilindungi dari perburuan liar dan bagaimana menjaga habitat asli mereka agar tetap lestari.

"Edukasi ini bukan sekadar memberikan informasi, tetapi membentuk karakter Generasi Pelestari. Kami ingin adik-adik di SDN Nefosaka tumbuh dengan kesadaran bahwa kekayaan alam NTT, seperti Kura-Kura Rote, adalah warisan yang harus mereka jaga bersama," ujar perwakilan BBKSDA NTT di sela-sela kegiatan.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan para murid tidak hanya mengenal satwa dan tanaman secara teori, tetapi juga memiliki ikatan emosional untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan di masa depan.

Sebagai informasi bahwa program Bestari Rimba merupakan inisiasi dari Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan Kementerian Kehutanan yang bertujuan memperkenalkan fungsi hutan dan ekosistemnya kepada anak-anak sekolah dasar melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Selain itu, program tersebut juga sebagai bentuk edukasi lingkungan yang dirancang khusus untuk memperkenalkan nilai-nilai kehutanan kepada generasi Z dan Alpha melalui pendekatan yang komunikatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....