Tiga Hari Hilang, Bocah 12 Tahun di Rana Mese Ditemukan Tak Bernyawa

  • 06 Mei 2026 17:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Seorang bocah bernama Greis yang hilang saat main rakit bambu di Danau Rana Mese, Desa Golo Loni, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Rabu 6 Mei 2026. Bocah yang alami peristiwa naas ini berumur 12 tahun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Fathur Rahman ketika dikonfirmasi Wartawan mengatakan, operasi pencarian korban telah membuahkan hasil pada hari kedua dengan melibatkan seluruh Tim SAR Gabungan. Operasi tersebut telah diawali dengan briefing kesiapan personel dan peralatan.

Adapun yang turut terlibat dalam operasi tersebut yakni: Kantor SAR Maumere (Pos SAR Manggarai Barat), Pos TNI AL Labuan Bajo, Polres Manggarai Timur, BPBD Manggarai Timur, BBKSDA Rana Mese, Aparat Desa Golo Loni, dan masyarakat setempat. Fathur Rahman menjelaskan, mulanya tim melakukan dua kali penyelaman pada titik koordinat yang telah ditentukan, namun hasilnya masih nihil.

Tim tersebut akhirnya melakukan penyisiran di sekitar danau. Tepat pada pukul 13.30 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa pada koordinat 8°38'25.01"S - 120°33'37.88"E, yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal.

Pasca ditemukan, korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Melalui penemuan korban, maka Operasi SAR ini resmi ditutup.

Kepala KPP Maumere menyampaikan apresiasi atas kerjasama dan dedikasi dari seluruh unsur SAR yang terlibat selama operasi tersebut berlangsung. Sebagai informasi bahwa pada, Senin 4 Mei 2026 seorang anak remaja Greis (12) di Desa Golo Loni, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur dilaporkan tenggelam di Danau Rana Mese bersama teman-temannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....