Pembangunan Sektor Pendidikan Butuh Dukungan Pemerintah Pusat
- 06 Mei 2026 15:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerahnya. “Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami mengucapkan limpah terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Dikdasmen atas bantuan revitalisasi untuk 6 SD dan 2 SMP yang sudah memiliki SK sebanyak 4 SMP,” Kata dr.Christian Widodo, Selasa 5/5/2026.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah mengajukan sebanyak 34 proposal bantuan pembangunan dan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat. “Tadi saya berdiskusi dengan Pak Menteri, dan beliau menyampaikan bahwa ini baru tahap pertama. Masih akan ada tahap berikutnya. Kami berharap usulan yang telah diajukan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” ungkapnya.
Wali Kota juga menyoroti masih banyaknya sekolah di Kota Kupang yang membutuhkan perhatian, baik dari sisi kondisi bangunan maupun sarana prasarana.“Walaupun kita di wilayah kota, masih banyak sekolah yang rusak berat dan fasilitasnya terbatas. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Kupang turut memberikan dukungan melalui APBD untuk melengkapi pembangunan yang bersumber dari APBN. “Contohnya di SD Inpres Naimata, bantuan APBN sebesar Rp3,1 miliar kami lengkapi dengan APBD sebesar Rp1,1 miliar, termasuk penambahan ruang kelas dan penataan lingkungan sekolah,” kata dr.Christian Widodo.
Wali Kota menegaskan bahwa kolaborasi antara APBN dan APBD menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan pendidikan di daerah. “APBD kita terbatas, sehingga sinergi dengan pemerintah pusat sangat penting agar hasil pembangunan bisa maksimal,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pendidikan, sekaligus memastikan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (humas/anna).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....