Progres Penyaluran BOS di NTT sudah Mencapai Rp736,55 Miliar
- 05 Mei 2026 15:58 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan progres yang positif dalam mendukung keberlangsungan operasional satuan pendidikan. Menurut Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT Adi Setiawan, berdasarkan data penyaluran dari 6 KPPN yang ada di NTT, hingga 4 Mei 2026, untuk pagu anggaran BOS tahun 2026 sebesar Rp 1,46 triliun, telah direalisasikan penyalurannya sebesar Rp736,5 miliar atau 50,36% dari pagu anggaran.
Berdasarkan penjelasan Kepala Kanwil DJPb NTT Adi Setiawan, bahwa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Provinsi NTT terbagi menjadi dua jenis. Pertama, BOS Reguler yaitu dana BOS yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasional rutin satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah, telah terdistribusi pada 8.082 sekolah untuk 1.180.932 siswa.
Kedua, BOS Afirmasi yaitu dana BOS yang dialokasikan untuk mendukung operasional satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah khusus yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, telah terdistribusi pada 949 sekolah untuk 89.218 siswa.
Secara umum, realisasi penyaluran BOS di seluruh kabupaten/kota berada pada kisaran 47% hingga 52%, yang menunjukkan distribusi penyaluran relatif merata di seluruh wilayah. Beberapa daerah dengan capaian realisasi tertinggi antara lain: Kabupaten Sikka sebesar 52,45%; Kabupaten Alor sebesar 52,41% dan Kabupaten Manggarai Timur sebesar 52,10%.
Sementara itu, beberapa daerah dengan realisasi yang masih perlu didorong antara lain: Kabupaten Nagekeo sebesar 47,97%, Kota Kupang sebesar 49,10% dan Kabupaten Belu sebesar 49,12%. Adi Setiawan juga menjelaskan bahwa penyaluran BOS ini bertujuan untuk mendukung pembiayaan operasional sekolah, termasuk penyediaan bahan pembelajaran, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Capaian realisasi hingga awal Mei ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: kesiapan dan validasi data satuan pendidikan, kelengkapan dokumen persyaratan penyaluran dan proses administrasi di tingkat pemerintah daerah . Untuk percepatan penyaluran BOS, berbagai langkah terus dilakukan, di antaranya : penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan , monitoring dan evaluasi berkala terhadap progres penyaluran dan pendampingan dalam pemenuhan persyaratan administrasi.
Dengan upaya akselerasi realisasi tersebut, diharapkan penyaluran BOS dapat segera diterima oleh seluruh sekolah di NTT, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pembelajaran. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....