Ancaman Kerusakan Ekosistem Laut Jadi Perhatian Pemerintah

  • 04 Mei 2026 06:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang- Pemerintah Kabupaten Kupang menaruh perhatian serius terhadap ancaman kerusakan ekosistem laut yang kian mengkhawatirkan dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengelolaan Kawasan Konservasi dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Kolaborasi yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kupang, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Selasa, 28 April 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam, menegaskan bahwa kerusakan ekosistem laut bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat. Ia menyebut, degradasi lingkungan pesisir dapat memicu penurunan hasil tangkapan ikan hingga meningkatnya biaya operasional nelayan.

“Pemeliharaan wilayah konservasi pesisir pantai sangat penting karena berfungsi sebagai benteng alami pelindung daratan, penjaga keanekaragaman hayati, dan penopang ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai faktor menjadi penyebab kerusakan tersebut, antara lain praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, perubahan iklim, serta kurangnya kesadaran dalam menjaga kawasan pesisir. Kondisi ini menuntut adanya langkah strategis dan kolaboratif dari seluruh pihak.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong penguatan program konservasi pesisir sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus utama agar pemanfaatan sumber daya laut dapat dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

Koordinator Bengkel APEK, Thersia Ratu Nubi, turut menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga ekosistem laut. Ia menilai, keberhasilan program konservasi sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat sebagai pengguna langsung sumber daya tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa wilayah pesisir di Kabupaten Kupang memiliki potensi besar yang harus dijaga bersama. Kerusakan ekosistem tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga menghambat peluang pengembangan ekonomi berbasis pesisir.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap tercipta kesamaan pemahaman di antara para pemangku kepentingan terkait pentingnya menjaga kelestarian laut. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga mitra dinilai menjadi langkah penting dalam menekan laju kerusakan ekosistem serta memastikan keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....