Forum Komunikasi Lalu Lintas Bahas Keselamatan di Sumba Timur

  • 29 Apr 2026 06:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Sumba Timur kembali digelar sebagai upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 28 April 2026, pukul 10.00 hingga 12.00 WITA, bertempat di Caffe Kopi Dari Hati (KDH), Waingapu.

Forum tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Kepala Jasa Raharja Kabupaten Sumba Timur, perwakilan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta tokoh agama. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dalam merumuskan langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Dalam pemaparannya, Kasat Lantas Polres Sumba Timur AKP Rahmat Agus Ibrahim menjelaskan bahwa data kecelakaan lalu lintas selama Triwulan I tahun 2026. Tercatat sebanyak 20 kasus kecelakaan, dengan 5 korban meninggal dunia, 18 luka berat, dan 6 luka ringan. "Angka ini menunjukkan jumlah kejadian yang sama dibandingkan tahun 2025, namun terdapat penurunan korban meninggal dunia sebanyak dua orang," katanya.

Jasa Raharja menyampaikan telah menyalurkan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sebesar lebih dari Rp200 juta untuk korban meninggal dunia dan sekitar Rp150 juta bagi korban luka-luka. Selain itu, disoroti pula tingginya keterlibatan usia produktif dan anak-anak dalam pelanggaran lalu lintas, serta faktor konsumsi alkohol yang masih menjadi penyebab utama kecelakaan.

Dinas Perhubungan mengungkapkan rencana pengadaan rambu lalu lintas di sejumlah titik rawan serta pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di dua sekolah di Kota Waingapu. Sementara itu, Dinas PUPR menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas parkir guna menghindari kemacetan akibat parkir di badan jalan, serta melanjutkan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.

Melalui forum ini, seluruh peserta sepakat pentingnya peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas. Dukungan juga datang dari tokoh agama yang siap menyampaikan imbauan kepada umat. Kegiatan FKLL pun berlangsung aman dan lancar, dengan harapan dapat menekan angka kecelakaan serta meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Sumba Timur. (Humas Polres Sumba Timur/yb)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....