Bupati Kupang Hadiri HUT GMIT Amanau Tablolong
- 27 Apr 2026 13:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Gereja GMIT Amanau Tablolong, Klasis Kupang Bara. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna jemaat.
Kegiatan berlangsung khidmat pada Rabu, 22 April 2026 siang di Gedung Kebaktian GMIT Amanau Tablolong, Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat. Perayaan tersebut dipimpin oleh Pdt. Yandi Manobe, S.Th., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh gereja, serta jemaat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada jemaat GMIT Amanau Tablolong. Ia menegaskan bahwa usia ke-23 yang dirayakan bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna merupakan bukti nyata karya Tuhan di tengah jemaat.
“Ungkapan syukur ini memang harus dilakukan sebagai bentuk terima kasih atas kasih dan penyertaan Tuhan kepada kita semua, khususnya jemaat Amanau Tablolong, sehingga hari ini kita dapat menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan yang terus memelihara jemaat sampai saat ini,” ujarnya.
Bupati juga berharap agar jemaat terus bertumbuh dalam iman, memperkuat persekutuan, serta menjadi berkat bagi sesama dan masyarakat sekitar. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam proses pembangunan gedung serbaguna tersebut.
“Saya berharap jemaat terus bertumbuh dalam iman, terus bersekutu, menjadi gereja yang diberkati dan juga menjadi berkat bagi sesama di tempat ini,” katanya.
Selain itu, Bupati Yosef turut menyoroti potensi Desa Tablolong sebagai kawasan pesisir dan destinasi pariwisata. Ia mengimbau pemerintah desa untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan peluang pembangunan kampung nelayan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Amanau Tablolong, Pdt. Yandry Masu Sennabu, S.Th., dalam suara gembalanya menyampaikan bahwa pembangunan gedung serbaguna menjadi simbol kemandirian dan kebersamaan jemaat. Gedung tersebut direncanakan berkapasitas sekitar 1.200 orang dengan estimasi anggaran mencapai Rp1,5 miliar.
Ia menjelaskan bahwa nama “Amanau” yang berarti “Kehendak Bapa” menjadi dasar spiritual dalam setiap langkah perjuangan jemaat. Gedung serbaguna ini nantinya tidak hanya digunakan untuk kegiatan gerejawi, tetapi juga terbuka bagi kegiatan kemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat, di antaranya Anggota DPRD Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sekretaris Sinode GMIT, para kepala dinas, Camat Kupang Barat, para kepala desa se-Kecamatan Kupang Barat, serta jemaat dan tamu undangan lainnya. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....