Pemkab Sumba Barat Percepat Digitalisasi Desa lewat Cloud Siskeudes Online

  • 21 Apr 2026 16:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba : Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH., resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyediaan jasa aplikasi Cloud Siskeudes Online bersama PT Imtek Media Data, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Penandatanganan ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan langsung ke fasilitas server perusahaan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur digital yang akan digunakan.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan desa di Kabupaten Sumba Barat. Inisiatif ini juga mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Sebelum penandatanganan berlangsung, Bupati didampingi Asisten Administrasi Umum serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melakukan peninjauan langsung ke ruang server. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara detail kesiapan teknologi yang akan menunjang implementasi sistem keuangan desa berbasis digital.

Direktur PT Imtek Media Data, Insan Maulana Rohsyal, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan layanan server cloud terpusat, pemeliharaan sistem, hingga pengembangan aplikasi baru yang terintegrasi. Ia juga memaparkan sejumlah produk unggulan seperti eDesa, Simaka-Bumdes, Sipuga, Sipblud, Simpel-Bosp, SPMB Online, hingga JIDI Psikotes yang telah digunakan oleh berbagai daerah di Indonesia, termasuk hampir seluruh kabupaten di NTT.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital merupakan peluang besar untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik. Ia juga menyinggung keberhasilan kerja sama sebelumnya dengan Bank NTT dalam penerapan SP2D online yang berhasil meraih penghargaan TP2DD Kabupaten Terbaik III Wilayah Nusamipa tahun 2025.

Bupati berharap kerja sama ini mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa serta mencegah penyimpangan dana melalui sistem transaksi non-tunai yang transparan dan terintegrasi. Ia menegaskan bahwa seluruh desa di Sumba Barat wajib mengimplementasikan sistem ini demi efisiensi dan akuntabilitas, serta mendorong adanya pelatihan digitalisasi bagi aparatur pemerintah daerah guna memastikan program berjalan optimal. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....