Perkuat Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Karakter Kearifan Lokal
- 21 Apr 2026 14:16 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Direktorat Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan kunjungan kerja ke Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka koordinasi, kolaborasi, dan evaluasi implementasi Pendidikan Anti Korupsi. Kegiatan Kunjungan tersebut untuk menyinergikan langkah bersama para pemangku kepentingan guna menciptakan generasi yang jujur, bermartabat, dan berintegritas.
Kakanwil Kemenag NTT, Fransiskus Kariyanto, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah evaluasi yang dilakukan KPK. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari Kepala Bidang hingga pengawas sekolah keagamaan, untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat. "Kami mendukung penuh instrumen evaluasi ini sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh aparatur di lingkungan Kemenag NTT memiliki integritas, tanggung jawab, dan disiplin tinggi. Saya meminta rekan-rekan untuk jujur menyampaikan apa yang terjadi di lapangan, karena dari kekurangan itulah kita dapat melakukan perbaikan secara terus-menerus," Kata Fransiskus.Jumat 16/4/2026.
Sementara itu Ketua Tim Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Siti Maharani, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari mandat undang-undang untuk menyelenggarakan pendidikan antikorupsi di seluruh jenjang pendidikan. Mengingat KPK tidak memiliki kantor cabang di daerah, kolaborasi dengan instansi daerah seperti Kanwil Kemenag menjadi sangat krusial.
"Kami menyadari keterbatasan jangkauan karena KPK hanya berpusat di Jakarta. Oleh karena itu, kami membutuhkan kolaborasi erat dengan Dinas Pendidikan, Kanwil Kemenag, Inspektorat, LLDIKTI, serta seluruh elemen sektor pendidikan untuk menyentuh setiap satuan pendidikan di Indonesia," ujarnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, jajaran Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), serta Pengawas Sekolah Keagamaan di lingkungan Kanwil Kemenag NTT. Kegiatan diakhiri dengan kesepakatan komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang berintegritas di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.(humas/anna).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....