Proyek Tambak Udang Sumba Timur Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja
- 17 Apr 2026 07:51 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menyiapkan ribuan tenaga kerja untuk proyek tambak udang terpadu (Integrated Sea Farming/ISF). Tambak ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2028–2029 di wilayah setempat.
“Kebutuhan tenaga kerja yang langsung bekerja di proyek ini ditargetkan kurang lebih 8.200 orang. Sekitar 3.000 orang saat ini direkrut untuk pekerjaan konstruksi,” ujar Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sumba Timur Markus Windi melalui wawancara telepon Pro1 RRI Kupang, Jumat 17 April 2026.
Sebanyak 5.200 tenaga kerja lainnya akan direkrut pada tahap berikutnya untuk mengisi posisi di sektor hulu, hilir, dan pendukung. Hal ini sejalan dengan konsep ISF yang mengintegrasikan seluruh rantai produksi dari awal hingga akhir.
Proyek tambak udang ini dirancang mencakup berbagai aspek mulai dari pembenihan, produksi, pengolahan, hingga penyediaan pakan. Dengan sistem terintegrasi, diharapkan efisiensi dan daya saing produk udang dapat meningkat secara signifikan.
Selain itu, produksi udang dari proyek ini direncanakan langsung untuk ekspor ke pasar internasional. Informasi dari Kementerian Kelautan menyebutkan bahwa distribusi ekspor akan dilakukan dari wilayah produksi menuju pasar global.
“Multiplier effect dari proyek ini sangat besar bagi masyarakat yang tidak bekerja langsung di tambak. Dampaknya meluas ke berbagai sektor ekonomi lokal,” ujarnya.
Dampak tidak langsung tersebut mencakup tumbuhnya UMKM, usaha kecil, hingga sektor pertanian dan perikanan. Kebutuhan logistik seperti bahan makanan, hortikultura, dan peternakan juga akan meningkat seiring berkembangnya proyek.
Pemerintah daerah berharap prioritas tenaga kerja lokal dapat terpenuhi dalam berbagai lini pekerjaan. Selain itu, masih terdapat rencana pengembangan lain yang juga akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....