Polwan Mengajar Siap Cetak Generasi Muda Sadar Hukum dan Berkarakter
- 10 Apr 2026 15:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui Program "Polwan Mengajar". Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pembahasan program yang digelar pada, Kamis 9 April 2026 di Ruang Vicon Lantai 2 Polda NTT.
Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman hukum secara interaktif dan kolaboratif antara Polri dan pihak sekolah, sekaligus membekali para Polisi Wanita (Polwan) dengan metode serta teknik mengajar yang efektif. Dalam arahannya, Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh personel yang terlibat.
Ia menginstruksikan agar setiap peserta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, khususnya dalam penyusunan kurikulum yang akan melibatkan anggota SPN. Selain itu, Dirbinmas juga meminta agar segera disusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja (RK) sebagai landasan pelaksanaan program.
“Koordinasi lintas fungsi menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Oleh karena itu, setiap satuan kerja harus proaktif dalam mendukung pelaksanaannya,” katanya dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut, Dirbinmas juga menyampaikan bahwa pertemuan lanjutan akan kembali digelar guna mematangkan persiapan teknis dan substansi program. Sementara itu, Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Program Polwan Mengajar merupakan langkah inovatif dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
“Kapolda NTT menaruh perhatian besar terhadap program ini sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui Polwan Mengajar, diharapkan pelajar tidak hanya memahami hukum, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan karakter yang kuat,” ujar Kabidhumas.
Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri sebagai mitra pendidikan yang aktif dalam membangun masa depan bangsa.
“Program ini bukan sekadar penyampaian materi hukum, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta penanaman nilai-nilai kebangsaan. Polwan diharapkan mampu menjadi role model yang inspiratif bagi para siswa,” ujarnya. (VFZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....