Sinergi Perum Bulog NTT dan Pemkot Kupang Luncurkan Bantuan Pangan Perdana
- 02 Apr 2026 08:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Launching Bantuan Pangan di Kelurahan Nefo Naek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Rabu 1 April 2026. Launching Penyaluran Bantuan Pangan Kota Kupang ini dialokasikan untuk Periode Februari-Maret Tahun 2026 dan menjadi penyaluran perdana di Provinsi NTT pada Tahun 2026.
Program ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah dinamika ekonomi. Kegiatan Peluncuran tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Dalam arahannya dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa acara penyerahan bantuan pangan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna yang mendalam bahwa pemerintah telah hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
"Jadi ini bukan hanya kita kasih secara seremonial saja bantuannya, tetapi ada simbol di sini. Karena pangan itu bukan hanya soal kebutuhan dasar, tapi pangan itu juga berarti sebagai ketahanan keluarga," ujar Christian Widodo.
Menurut Christian, pangan bukan hanya kebutuhan dasar tetapi juga menjadi bagian dari martabat dan ketahanan keluarga. Ia mengungkapkan, jika kebutuhan pangan keluarga tercukupi maka keluarga tersebut akan memiliki martabat dan ketahanan keluarga yang kuat sehingga seluruh masyarakat di Kota Kupang bisa menjadi lebih baik.
Oleh karena itu, penguatan terhadap individu-individu yang membutuhkan sangat penting untuk menjaga ketahanan keluarga. dr.Christian mengatakan bahwa meskipun berada di tengah kegiatan yang padat, Ia juga meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan penyerahan pangan di Kelurahan Nefo Naek, karena baginya hal tersebut menjadi bukti cinta dan kasih sayang terhadap warganya.
Selain itu, Wali Kota Kupang ini menegaskan tentang pentingnya kerja kolaborasi untuk pembangunan Kota yang lebih baik dari seluruh elemen terkait seperti masyarakat, Perum Bulog, komunitas, gereja, masjid, LSM, partai politik serta semua unsur terkait lainnya. Ia menekankan bahwa kerja sama menjadi kunci utama terutama di tengah badai efisiensi dan perang dunia yang saat ini sedang terjadi.
"Jadi kerja sama itu sangat penting apalagi saat ini kita berada di tengah efisiensi, situasi perang, ketemu harga minyak ikut naik, dan lain-lain. Jadi, ketika kita dalam kondisi seperti ini kita tidak bisa berjalan sendiri, kita harus jalan sama-sama," kata Christian.
Lebih lanjut Wali Kota Kupang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perum Bulog Kanwil NTT yang telah mendukung Pemerintah Kota Kupang melalui bantuan pangan. Menurutnya, bantuan pangan ini sangat bermanfaat guna menjaga inflasi, stabilisasi harga pangan, ketahanan keluarga di Kota Kupang.
"Kebutuhan pokok ini juga membantu mengurangi beban masyarakat, menjaga ketahanan pangan keluarga, meringankan warga Kota Kupang dalam memenuhi kebutuhan dasar, menjaga inflasi harga, ini bagus sekali. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada Perum Bulog NTT," tuturnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah mendukung Perum Bulog NTT dalam mendukung dan mengimplementasikan program-progam ketahanan pangan di Kota Kupang terutama dalam pelaksanaan Launching Penyaluran Bantuan Pangan.
"Kami dari Bulog NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang sudah mendukung kami dalam pelaksanaan program-program ketahanan pangan. Terima kasih juga kepada Kepala Camat dan Lurah Nefo Naek yang memfasilitasi tempat demi terselenggaranya kegiatan peluncuran ini," ujar Arrahim K. Kanam.
Arrahim K. Kanam berharap bahwa melalui bantuan pangan ini bisa mendukung penugasan dari Badan Pangan Nasional dalam memberikan bantuan pangan bagi masyarakat berupa Beras dan Minyak Goreng.
"Kami dari Bulog NTT akan pastikan penyaluran dapat tersalur 100% tanpa segera tanpa hambatan ke seluruh masyarakat penerima," ucapnya.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT ini menjabarkan penerima bantuan pangan tahun 2026 ini telah menggunakan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia mengemukakan bahwa PBP tahun 2026 sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, mulanya PBP ini hanya menjangkau kelompok masyarakat dari desil 1-3 namun karena perluasan jangkauan penerima, maka ditambahkan lagi menjadi desil 1-4.
Arrahim Kanim juga membeberkan bahwa jumlah PBP seluruh NTT dari sebelumnya berjumlah 605.391 menjadi 837.612 (naik 28%), sementara untuk Kota Kupang dari sebelumnya 21.203 menjadi 39.809 (naik 87%), dan untuk Kelurahan Nefonaek ini dari sebelumnya 108 menjadi 211 (naik 95%). Ia juga mengungkapkan bahwa setiap penerima bantuan pangan telah menerima komoditi berupa beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
"Jadi melalui program-program ini semoga bisa mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan untuk masyarakat," ucapnya.
Pinwil Arrahim juga menjelaskan bahwa distribusi beras dan minyak untuk Kota Kupang telah diambil dari gudang Bulog Alak, dengan bantuan distribusi dari gudang ke titik pembagian (kantor kelurahan) oleh transporter PT Jasa Prima Logistik (JPL) yang merupakan anak perusahaan Perum Bulog.
Sementara untuk penyerahan bantuan pangan ke penerima telah dilaksanakan oleh Petugas Lapangan yang ditunjuk oleh Bulog Kanwil NTT sebanyak 1-3 orang per kelurahan/desa, 1 orang koordinator kecamatan, dengan pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial.
Sekadar informasi bahwa perekaman data penyaluran bantuan untuk setiap PBP di seluruh Indonesia telah menggunakan sistem aplikasi Bantuan Pangan secara online (Banpang Mobile) menggunakan perangkat handphone, sehingga realisasi salur secara real time dapat termonitor oleh BULOG Kantor Pusat di Jakarta.
Lebih lanjutnya Arrahim menuturkan bahwa Perum Bulog NTT akan berkomitmen untuk menyalurkan semua bantuan pangan di Kota Kupang. Mengingat saat sedang terjadi hari besar keagamaan maka pemberian bantuan pangan ini akan dilanjutkan pasca libur Paskah.(AL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....