Warga Desa Oenitas Keluhkan Lontar dan Penyimpanan
- 29 Mar 2026 19:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote – Warga Desa Oenitas Kabupaten Rote Ndao menyampaikan keluhan terkait pemasaran hasil lontar. Keluhan itu disampaikan langsung kepada Wakil Gubernur (Wagub) NTT Johni Asadoma dalam dialog terbuka, Jumat, 27 Maret 2026.
Salah satu warga, Marteni Ne’a, menilai potensi lontar belum dikelola maksimal. Ia menyebut hasil lontar sering tidak memiliki pasar yang jelas.
“Setelah disadap, kami bingung menjualnya sehingga hasilnya terbuang,” ujarnya. Ia berharap ada solusi pemasaran dari pemerintah.
Keluhan lain datang dari warga Dusun Manggis terkait penyimpanan bawang. Mereka mengaku kesulitan menjaga kualitas hasil panen.
“Kami butuh tempat penyimpanan, pipa air, dan traktor mini,” kata Hektoreda Dethan. Ia menilai fasilitas tersebut penting untuk meningkatkan produksi.
Menanggapi hal itu, Wagub mengakui lontar sebagai potensi besar daerah. Pemerintah berencana menghadirkan investor untuk menampung hasil produksi.
“Kita akan carikan investor agar lontar bisa ditampung dalam skala besar,” katanya. Ia menegaskan hal itu akan dibahas bersama pemerintah daerah.
Untuk kebutuhan alat pertanian, bantuan langsung diberikan melalui Bank NTT. Bantuan berupa traktor mini diserahkan kepada kelompok masyarakat.
Sementara itu, pembangunan gudang penyimpanan disarankan melalui pembiayaan perbankan. Wagub meminta kelompok tani mengajukan pinjaman secara kolektif.
Dialog tersebut menunjukkan masih adanya tantangan dalam pengembangan ekonomi desa. Namun pemerintah optimistis solusi dapat segera diwujudkan. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....